Usaha yang dirintis oleh Ainun Ajizah ini baru berdiri pada Agustus 2021 lalu. Bermula dari kegemaran Ainun untuk jelajah kuliner. Dia pun tertarik untuk menekuni salah satu bisnis kuliner yang segmentasinya adalah anak-anak muda. Gayung bersambut, dia pun mengikuti program Kampus Merdeka untuk merintis dan mengembangkan bisnis.
Ainun memilih jenis kuliner pentol bakar karena hal ini sama dengan usaha kuliner milik keluarganya. "Kalo lolos, bisa mendapatkan dana. Dan saya dan teman-teman saya lolos," ungkap Ainun.
Pentol bakar milik Ainun mengedepankan olesan bumbu-bumbu yang kental. Sehingga cita rasa gurih dapat dirasakan. “Kekhasan dari pentol dan tahu saya adalah dari adonan saya menggunakan bahan percampuran daging sapi dan ayam sehingga rasa dari pentol saya banyak disukai para konsumen,” ungkap mahasiswa manajemen perbankan itu.
Dalam satu hari Ainun bisa memasak kisaran ratusan tusuk pentol dan tahu. Yang membedakan usaha Ainun dengan yang lain salah satunya adalah rasa yang diberikan pada bumbu dan adonan dari pentol dan tahunya. “Kemudian packaging kita juga yang kekinian yang memudahkan konsumen dalam mengonsumsinya,” lanjut Ainun.
Konsumen juga dapat memilih pilihan rasa yang mereka suka. Mulai dari bolognaise, black pepper, teriyaki, dan beragam pilihan lain.
Jurnalis: Delfi Nihayah
Fotografer: Delfi Nihayah
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Maulana Ijal