Saat itu, dia hanya menjual bakso saja, kemudian terbesit ide untuk membuat mie ayam bakso. Pada 2012, pemilik kedai Mie Ayam Bakso Wonogiri memutuskan untuk membuka warung yang kini bertempat di Jalan Otista 40, Kecamatan Ajung.
Keunikan dari Mie Ayam Wonogiri itu yaitu pembeli bisa memesan mie ayam yang dicampur tahu isi dan bakso. Meski banyak yang memesan bakso saja atau mie ayam saja, mie ayam bakso itu menjadi varian tersendiri di warung milik Kinan.
Dia menuturkan bahwa banyak orang yang memesan merupakan pelanggan tetap, bahkan bertambah ketika ada banyak mahasiswa yang mampir di warung saya. Tapi, semenjak pandemi ini pendapatan kian menurun karena para mahasiswa juga pada pulang ke daerahnya masing-masing dan tersisa pelanggan sekitar yang masih tetap membeli mie ayam ataupun bakso di sini".
Kinan juga mempunyai impian agar bisnis mie ayam bakso ini bisa dikembangkan lebih meluas lagi di Jember. Akan tetapi karena ketiga anaknya adalah perempuan, dia menyayangkan jika tidak bisa mewariskannya. Para menantunya pun juga mempunyai pekerjaan sendiri. Jadi untuk sementara, dia lebih memilih menekuni bisnis jualan di satu warung saja dan tidak bercabang. (Mg) Editor : Safitri