BACA JUGA : Pelecehan Terhadap istri Sambo Tak Terbukti, Skenario Terbaru di Magelang
Rina Dwi Astuti, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Lumajang, mengatakan, nakes menjadi yang pertama mendapatkan vaksin tersebut. Vaksinnya pun beragam. Menyesuaikan dengan vaksin pertama yang diberikan.
Namun, mereka juga harus memastikan jadwal vaksinasi. Dengan melihat langsung di aplikasi PeduliLindungi pada tiket vaksin. “Kalau di aplikasi sudah ada tiket booster kedua, itu tandanya mereka sudah waktunya untuk vaksin,” ucapnya.
Selain itu, nakes diprioritaskan karena mereka melakukan kontak langsung dengan pasien. Dikhawatirkan saling membawa virus. Oleh karena itu, diantisipasi dengan melakukan vaksinasi lebih awal. Vaksin tersebut berfungsi sebagai ketahanan tubuh setiap orang untuk melawan virus. Untuk mendapatkan vaksin booster itu pun dengan vaksinasi sebelumnya. Artinya, mereka yang punya riwayat penyakit tertentu harus mendapatkan rekomendasi dokter.
Selain itu, warga sekitar juga bisa melakukan vaksinasi booster kedua itu. Syaratnya sama, jika di aplikasi PeduliLindungi sudah mendapatkan tiket untuk vaksin tersebut. “Mereka cukup mengunjungi rumah sakit maupun puskesmas jika sudah mendapat tiket vaksin. Karena yang mengatur jadwalnya langsung dari pusat. Kalau belum dapat, berarti harus menunggu,” tambahnya. Harapannya nanti semakin banyak warga melakukan vaksinasi. Agar kekebalan tubuh terjaga dan terhindar dari virus. (dea/c2/fid) Editor : Safitri