alexametrics
23.7 C
Jember
Saturday, 24 September 2022

Mengenaskan, Tiga Bocah di Jember Meninggal Tertabrak Kereta Api

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kecelakaan maut yang melibatkan kereta api kembali terjadi di Jember. Kali ini, tiga anak yang berboncengan motor meninggal akibat tertabrak Kereta Api Pandanwangi di KM 21. Tepatnya di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Dusun Krajan, Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Jember, Sabtu (13/8) siang.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember, kecelakaan ini terjadi setelah AM, membonceng dua temannya melewati perlintasan kereta api. Bocah berusia 10 tahun itu mengendarai motor Honda Vario DK 6627 EX bersama IF, 12, dan IA, 9. AM meninggal di lokasi, sedangkan dua korban lainnya, meninggal setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA: Ibu dan Bocah 8 Tahun yang Tertabrak Kereta di Jember Akhirnya Meninggal

Mobile_AP_Rectangle 2

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Jember Ipda Edy Purwanto mengatakan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.00 tersebut melibatkan Kereta Api Pandanwangi dengan nomor loko 380. Kereta api itu melaju dari arah Banyuwangi menuju Stasiun Jember. “Rata-rata korban mengalami luka di kepala dan kaki,” terangnya.

Dia menjelaskan, kecelakaan ini bermula ketika tiga korban melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di tempat kejadian, korban memaksa melintasi rel yang saat itu sedang melaju kereta api dari arah timur. Karena jarak yang cukup dekat, benturan pun tak bisa terhindarkan. “Motor berikut pengendara dan dua penumpangnya terpental ke kanan,” paparnya kepada Jawa Pos Radar Jember. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Jumai

Editor   : Mahrus Sholih

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kecelakaan maut yang melibatkan kereta api kembali terjadi di Jember. Kali ini, tiga anak yang berboncengan motor meninggal akibat tertabrak Kereta Api Pandanwangi di KM 21. Tepatnya di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Dusun Krajan, Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Jember, Sabtu (13/8) siang.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember, kecelakaan ini terjadi setelah AM, membonceng dua temannya melewati perlintasan kereta api. Bocah berusia 10 tahun itu mengendarai motor Honda Vario DK 6627 EX bersama IF, 12, dan IA, 9. AM meninggal di lokasi, sedangkan dua korban lainnya, meninggal setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA: Ibu dan Bocah 8 Tahun yang Tertabrak Kereta di Jember Akhirnya Meninggal

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Jember Ipda Edy Purwanto mengatakan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.00 tersebut melibatkan Kereta Api Pandanwangi dengan nomor loko 380. Kereta api itu melaju dari arah Banyuwangi menuju Stasiun Jember. “Rata-rata korban mengalami luka di kepala dan kaki,” terangnya.

Dia menjelaskan, kecelakaan ini bermula ketika tiga korban melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di tempat kejadian, korban memaksa melintasi rel yang saat itu sedang melaju kereta api dari arah timur. Karena jarak yang cukup dekat, benturan pun tak bisa terhindarkan. “Motor berikut pengendara dan dua penumpangnya terpental ke kanan,” paparnya kepada Jawa Pos Radar Jember. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Jumai

Editor   : Mahrus Sholih

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kecelakaan maut yang melibatkan kereta api kembali terjadi di Jember. Kali ini, tiga anak yang berboncengan motor meninggal akibat tertabrak Kereta Api Pandanwangi di KM 21. Tepatnya di perlintasan kereta api tanpa palang pintu Dusun Krajan, Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Jember, Sabtu (13/8) siang.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember, kecelakaan ini terjadi setelah AM, membonceng dua temannya melewati perlintasan kereta api. Bocah berusia 10 tahun itu mengendarai motor Honda Vario DK 6627 EX bersama IF, 12, dan IA, 9. AM meninggal di lokasi, sedangkan dua korban lainnya, meninggal setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA: Ibu dan Bocah 8 Tahun yang Tertabrak Kereta di Jember Akhirnya Meninggal

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Jember Ipda Edy Purwanto mengatakan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.00 tersebut melibatkan Kereta Api Pandanwangi dengan nomor loko 380. Kereta api itu melaju dari arah Banyuwangi menuju Stasiun Jember. “Rata-rata korban mengalami luka di kepala dan kaki,” terangnya.

Dia menjelaskan, kecelakaan ini bermula ketika tiga korban melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di tempat kejadian, korban memaksa melintasi rel yang saat itu sedang melaju kereta api dari arah timur. Karena jarak yang cukup dekat, benturan pun tak bisa terhindarkan. “Motor berikut pengendara dan dua penumpangnya terpental ke kanan,” paparnya kepada Jawa Pos Radar Jember. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Jumai

Editor   : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/