Hal tersebut diungkapkan Bupati Hendy saat mendapatkan kunjungan dari pengurus Jember Marching Band (JMB) di Pendapa Wahyawibawagraha, belum lama ini. Menurut Ketua JMB Tri Basuki, JMB memiliki sederet prestasi yang berhasil diraih. Baik level lokal maupun internasional. Dia juga menyampaikan, dalam bidang marching band, Jember sangat disegani di Asia.
Pada pertemuan tersebut, Tri Basuki meminta dukungan Pemkab Jember dengan mengajukan beberapa bantuan pengadaan alat musik marching band seperti mellophone dan tuba. Hal tersebut diperlukan guna persiapan Porprov Jatim yang akan dilaksanakan di Kabupaten Jember serta kompetisi internasional level Asia yang akan dilaksanakan di Thailand, tahun depan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Hendy mengungkapkan bahwa JMB merupakan organisasi musik mandiri, bukan di bawah Pemkab Jember secara struktural. Meski begitu, pihaknya bakal melakukan pengkajian lebih lanjut. Sebab, memiliki potensi untuk membanggakan Jember sama seperti Jember Fashion Carnaval (JFC).
Hendy juga menegaskan, bukan hanya kalangan tertentu dengan hobi tertentu saja yang bisa menikmati anggaran APBD. Dia mengingatkan bahwa anggaran APBD merupakan uang rakyat. Dengan begitu, harus dinikmati oleh semua rakyat. “Dengan JMB yang bisa juara lokal dan internasional itu juga termasuk membawa nama baik Jember,” ungkapnya.
Selain itu, bisa berdampak pada masyarakat Jember. Jadi, dia menyatakan bahwa hal tersebut perlu dipertimbangkan. “Ini yang kami perlukan untuk menganggarkan dana hibah,” pungkasnya. Namun, Hendy menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Jember belum melakukan penganggaran untuk keperluan hibah pada tahun ini.
Reporter : Isnein Purnomo
Fotografer : Diskominfo For Radar Jember
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona