Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten yang juga Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, Jember masih berada pada zona merah. Sebab, pada Senin (9/8), ada sebanyak 125 warga yang terkonfirmasi positif korona. Dan sejumlah 57 warga dinyatakan sembuh, sedangkan kasus kematian tercatat ada 17 orang.
Jember, lanjutnya, masih berada pada PPKM level 3. Karena itu, secara otomatis PPKM di Kabupaten Jember ini juga diperpanjang sesuai ketentuan pemerintah pusat. Penetapan status itu, kata dia, dihitung berdasarkan angka-angka perkembangan kasus Covid-19 di tiap-tiap daerah, termasuk Kabupaten Jember ini. Mulai dari jumlah kasus warga yang terkonfirmasi positif, pasien sembuh, hingga yang meninggal.
Dia pun berharap upaya penanganan PPKM berbasis hulu yang diterapkan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Jember sekarang ini dapat menekan angka persebaran Covid-19. “Sehingga bisa menurunkan tingkat PPKM Jember menjadi level 2, bahkan level 1,” paparnya, seusai berkunjung ke rumah warga di Kelurahan Banjarsengon, Kecamatan Patrang, yang sedang menjalani isolasi mandiri.
Di sisi lain, Hendy mengungkapkan, pihaknya juga masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Menteri Dalam Negeri terkait peraturan apa saja yang bakal diterapkan pada perpanjangan PPKM ini. “Tentunya, Mendagri punya perhitungan dan kami juga punya perhitungan,” pungkasnya.
Sementara itu, berdasar data yang dikeluarkan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, sejak Januari hingga Agustus 2021 tercatat ada 9.029 warga Jember yang terkonfirmasi positif hingga awal pekan ini. Paling banyak tercatat pada Juli, yakni mencapai 4.110 warga Jember.
Reporter : Isnein Purnomo
Fotografer : Isnein Purnomo
Editor : Mahrus Sholih Editor : Ivona