KLABANGAGUNG, Radar Ijen - Warga Desa Klabangagung, Kecamatan Tegalampel, Bondowoso mendadak heboh, Rabu (6/8). Setelah ditemukan sebuah benda mencurigakan menyerupai granat, di sekitar Bendungan Gubrih. Lokasi langsung dipasangi garis polisi. Ketegangan pun sempat menyelimuti desa itu.
Polsek Tegalampel tak ingin ambil risiko. Mereka langsung menerapkan prosedur standar, termasuk menghubungi tim penjinak bom dari Gegana Brimob Polda Jatim. Polisi dan warga menjaga jarak, sementara sebagian lainnya ikut menyaksikan dari kejauhan.
Namun, ketegangan berubah jadi tawa lega. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), kemarin (7/8). Dapat dipastikan benda tersebut bukan bahan peledak. “Jadi korek api gas yang berbentuk granat, nanas,” terang AKP Shobingan, Kapolsek Tegalampel.
Meski begitu, AKP Shobingan menegaskan pihaknya tetap menjalankan pengamanan sesuai SOP. Apalagi, delapan bulan lalu kawasan bendungan tersebut, sempat menjadi lokasi latihan TNI. “Terima kasih kepada warga dan Kades yang aktif dan tidak melakukan langkah pribadi dan gegabah,” ujarnya.
Kepanikan warga bisa dimaklumi. Bentuk benda yang menyerupai granat nanas dan diletakkan begitu saja di tempat terbuka, tentu cukup memancing kekhawatiran. Maka tak heran, jika pihak terkait melakukan penanganan dengan cepat. Untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan.
Sementara itu, Katim Unit Komposit Gegana Brimob Polda Jatim, Aipda M Supriyanto berdasarkan hasil pemeriksaan, benda yang ditemukan oleh warga bukan granat. Meski bentuk dan ukurannya menyerupai granat asli. Menurutnya, berat minimal granat adalah 600 gram. “Tadi yang ditemukan beratnya hanya 38 gram,” pungkasnya. (ham/bud)
Editor : M. Ainul Budi