Wacana untuk menggelar Liga 3 Zona Jatim, November nanti, rupanya kembali muncul. Asprov PSSI Jatim siap menjalankan roda kompetisi, meski berada di pengujung tahun. Selain itu, rencananya, Asprov akan mengubah format kompetisi.
Dari home away setiap klub di babak penyisihan grup, wacananya akan diubah menjadi home tournament. Bahkan, Asprov sudah ancang-ancang menyiapkan 14 stadion atau venue tuan rumah untuk home tournament tersebut.
Wacana itu pun mendapat komentar dari Marzuki, Ketua Yayasan Persebo Muda. Menurutnya, apabila Liga 3 digelar di pengujung tahun, tentu sangat mepet dengan fase nasionalnya. “Sebenarnya, kalau menurut saya terlalu mepet dengan putaran nasionalnya. Kalau harus selesai tahun ini sepertinya, ya, mepet,” jelasnya.
Dia menambahkan, andai Liga 3 Jatim tak menunggu gelaran PON Papua, kemungkinan akan selesai tepat waktu sebelum tahun 2022. “Ya mungkin bisa maksimal. Dengan harapan saya tetap memakai sistem kandang-tandang. Benar-benar sebuah kompetisi, bukan seperti home tournament,” harapnya.
Di sisi lain, Persebo Muda sedikit demi sedikit tetap mempersiapkan timnya. Bahkan, Marzuki menyebut, Laskar Gerbong Maut, julukan Persebo Muda, sudah mulai merencanakan uji tanding. “Insyaallah ada rencana untuk itu (uji coba, Red). Sementara ini yang mau uji coba dengan kami ada beberapa klub tetangga,” katanya kepada Jawa Pos Radar Ijen.
Dia menyebut, seperti dua klub asal Banyuwangi, yakni Persewangi Banyuwangi dan Banyuwangi Putra (BP). “Kalau kemungkinan insyaallah juga uji coba dengan Persid. Tetapi, kami juga melihat situasi dan kondisi dahulu. Karena sekarang masih dalam kondisi PPKM,” bebernya.
Marzuki mengaku, dirinya ingin melihat perkembangan permainan skuad Persebo Muda dengan para pemain putra daerah Bondowoso. Sebagai informasi, selama keikutsertaan Persebo Muda di Liga 3 Zona Jatim sejak 2017 silam, Persebo belum dapat lolos dari Zona Jatim hingga putaran nasional.
Jurnalis : Muchammad Ainul Budi
Fotografer : Muchammad Ainul Budi
Redaktur : Mahrus Sholih Editor : Safitri