RADAR JEMBER - Selama libur sekolah proses penyaluran MBG di Lumajang sebagian ada yang lanjut, sebagian pilih libur.
Hal ini didasarkan pada ketersediaan dana, namun bagi mereka yang memilih libur waktu itu dimanfaatkan untuk peningkatan kapasitas relawan.
Berdasarkan hasil pantauan, beberapa sekolah di Lumajang masih terima MBG.
Seperti di Kecamatan Pasrujambe.
Siswa menerima makanan itu dalam kemasan ompreng, namun selama beberapa hari kedepan disajikan dalam menu keringan.
Selama libur sekolah, siswa penerima manfaat diimbau untuk datang ke sekolah mengambil makanan tersebut.
“Benar, disini masih dapat MBG. Pagi dapat makanan kemasan ompreng, 3 hari kedepan dapat menu keringan. Tapi kalau tanggal merah tidak dapat,” ucap Fatimah, salah satu kepala RA.
Sementara itu, beberapa dapur yang pilih meliburkan diri seperti di SPPG Kusuma, waktu itu dimanfaatkan untuk pembenahan dapur sekaligus capacity building bagi relawan.
Mereka akan mendapatkan pengembangan skill untuk menyempurnakan profesionalitas sebagai tim.
Sehingga relawan yang sudah direkrut bisa bekerja secara optimal, untuk memberikan layanan pemenuhan gizi dengan baik.
“Minggu pertama dilakukan renovasi IPAL dan penyempurnaan peralat seusai juknis yang baru. Minggu kedua baru pelaksanaan capacity building,” pungkas perwakilan yayasan Rahmatullah Langgar Mireng, Bahrul Wahid. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis