Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sembilan Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pembakaran di Silo Jember

Maulana Ijal • Minggu, 7 Agustus 2022 | 03:29 WIB
TERUNGKAP: Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo ditemani Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan, saat merilis penangkapan pelaku pembakaran di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, malam ini (6/8).
TERUNGKAP: Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo ditemani Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan, saat merilis penangkapan pelaku pembakaran di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, malam ini (6/8).
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Rentetan peristiwa pembakaran dan perusakan rumah serta kendaraan di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember, akhirnya terungkap. Hari ini (6/8), Polres Jember mengamankan 15 orang yang diduga berkaitan dengan tragedi tersebut. Dari belasan orang itu, sembilan orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan enam orang lainnya sebagai saksi.

Menilik ke belakang, tragedi yang mengakibatkan kampung di tengah hutan ini mencekam terjadi empat kali. Pertama pada 3 Juli. Para tersangka membakar sejumlah rumah dan kendaraan milik warga Padukuhan Patungrejo dan Dampitrejo. Kedua, pada 30 Juli. Sejumlah tersangka membakar dan merusak kendaraan. Ketiga pada 5 Agustus. Tersangka kembali melakukan pembakaran dan perusakan rumah.

BACA JUGA: Trauma Ada Pembakaran Susulan, Warga Mulyorejo Jember Kemasi Perabotan

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengatakan, sebanyak 15 orang tersebut mayoritas berasal dari Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. Mereka adalah warga yang memiliki kebun kopi di daerah Desa Mulyorejo, Silo. "Mereka mayoritas berasal dari Kalibaru yang setiap saat mempunyai aktivitas pertanian kopi di TKP," katanya.

Aksi tersebut, Lanjut Hery, dilatarbelakangi oleh amarah warga Kalibaru terhadap perlakuan warga Desa Mulyorejo. Masyarakat Kalibaru yang mempunyai kebun kopi di Desa Mulyorejo kerap dimintai uang keamanan yang tidak jelas, serta terdapat dugaan pencurian hasil panen kopi.

"Motifnya, adanya dugaan pencurian hasil panen kopi milik warga Kalibaru yang berada di Desa Mulyorejo," terangnya kepada awak media dalam konferensi pers yang berlangsung di Polres Jember, malam ini.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Satu Pelaku Pembakaran dan Perusakan di Silo Jember

Ditambah, jauh sebelum peristiwa tragis ini terjadi, warga Kalibaru sempat mendapatkan penganiayaan dari warga Desa Mulyorejo. "Sebelumnya ada petani asal Kalibaru yang juga mendapat penganiayaan dari warga Dusun Patungrejo, Desa Mulyorejo," urainya.

Atas itulah, kemudian timbul dendam dari warga Kalibaru. Sehingga berencana membakar rumah pelaku pungutan biaya keamanan dan pelaku penganiayaan terhadap warga Kalibaru tersebut. "Karena amarah tersebut, jadi mereka dengan sengaja melakukan pembakaran," jelasnya.

Dari hasil penangkapan tersebut, Polres Jember juga menetapkan satu provokator. Yakni inisial J, warga Kalibaru yang menggerakkan tersangka lain untuk membakar rumah dan kendaraan warga Desa Mulyorejo.

"Tersangka kedua inisial S yang melakukan pembakaran, tersangka berikutnya dengan inisial A melakukan pembakaran sepeda motor, tersangka W melakukan pembakaran kios bensin. Hal ini juga dilakukan oleh tersangka lainnya," papar Hery Purnomo.

BACA JUGA: Premanisme Disebut Menjadi Muasal Tragedi Pembakaran Rumah di Silo Jember

Sampai saat ini, Polres Jember telah mengamankan berbagai barang bukti. Di antaranya, tiga mobil, 15 motor bekas terbakar, satu parang, satu kapak, dan sisa bangunan yang dibakar. "Kami juga mengamankan dua botol bekas oli," bebernya.

Meski telah mengamankan 15 orang dan menetapkan sembilan tersangka, polisi masih memburu puluhan terduga pelaku. Sebanyak 30 orang telah ditetapkan sebagai buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Reporter: Ahmad Ma’mun

Foto      : Ahmad Ma’mun

Editor    : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal
#Jember #Headline #Tragedi Silo