Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Hujan Abu di Lumajang Sering Selimuti Dua Desa

Adeapryanis • Kamis, 16 Januari 2025 | 18:16 WIB

 

TERAMATI: Visual Gunung Semeru Lumajang saat tertutupi awan, sepekan terakhir erupsi membuat hujan abu melanda Desa Pasrujambe.(MUHAMMAD HASBI/RAME)
TERAMATI: Visual Gunung Semeru Lumajang saat tertutupi awan, sepekan terakhir erupsi membuat hujan abu melanda Desa Pasrujambe.(MUHAMMAD HASBI/RAME)

radarjember.id - Belakangan ini Gunung Semeru sering mengeluarkan erupsi. Bahkan, beberapa waktu lalu tercatat paling banyak erupsi ketimbang gunung lainnya yang levelnya sama. Letusan tersebut terpantau masih sering menyelimuti dua desa di Kecamatan Candipuro.

Dua desa itu di antaranya Desa Penanggal dan Desa Sumberwuluh. Tidak sedikit warga sekitar yang terdampak mengaku khawatir dengan peristiwa tersebut. Mereka semakin was-was dengan ancaman dan potensi bencana susulan yang bisa terjadi.

Salah satu warga Desa Sumberwuluh Maryanto mengatakan, hujan abu yang turun memiliki ketebalan sedang dengan durasi sampai dua jam lama. Setelah terjadi erupsi, biasanya abu vulkanis yang terbawa angin mengarah ke pemukiman warga hingga terlihat jelas menempel di halaman rumah dan tanaman warga.

Baca Juga: Jalan Ambrol Tersisa 2 Meter, Selangkah Lagi Akses Jalan Putus

“Ini hujan abunya turun karena ada letusan dan dibawa angin ke arah desa, dampaknya ini nutupin tanaman sama nempel di rumah-rumah. Intensitasnya sedang tadi, tapi durasinya lama sampai dua jam,” katanya.

Lamanya durasi hujan abu membuat warga setempat was-was dengan potensi bencana yang bisa terjadi. Terlebih lagi, kekhawatiran itu sebelumnya pernah mereka alami ketika mengalami erupsi beberapa waktu lalu yang terjadi setiap tahun berturut-turut .

“Warga tadi panik waktu ada hujan abu ini, takut lah dengan hal-hal yang tidak diinginkan kaya bencana yang dulu,” tambah Maryanto.

Baca Juga: Universal PT Tempu Rejo, Komitmen Kuat Jamin Kesejahteraan Petani Mitra Tawarkan Ragam Keuntungan dan Kemudahan

Koordinator Pos Pantau Curah Kobokan Sugiono menjelaskan, erupsi yang terjadi lebih condong menuju arah tenggara atau ke Besuk Kobokan. Sehingga dampaknya memang menyebabkan abu vulkanis di sejumlah desa, seperti di Desa Penanggal dan Sumberwuluh yang ada di wilayah tenggara.

“Sementara ini masyarakat di Desa Penanggal dan Sumberwuluh terdampak abu vulkanis karena arah letusannya menuju tenggara atau Besuk Kobokan. Masyarakat tetap diimbau untuk waspada dengan potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja,” ungkapnya. (has/son/fid)

Editor : Adeapryanis
#gunung semeru dimana #Lumajang