RADARJEMBER.ID – Bunker merupakan sebuah bangunan yang berfungsi untuk berlindung. Perlindungan yang dimaksud bisa dari bencana alam maupun peperangan.
Beberapa bunker tua ditemukan di Lumajang. Total ada 25 bunker, 8 di antaranya terletak di Kecamatan Yosowilangun, 4 terletak di Kecamatan Tempeh, 8 terletak di Kecamatan Pasirian, dan 5 di Tempusari.
Bunker ini didirikan oleh Jepang pada 1942 saat menduduki Indonesia, perisisnya di Kecamatan Lumajang. Bungker saat itu berfungsi sebagai bentuk pertahanan wilayah kekuasaan Jepang dari Perang Pasifik.
Pembangunan bunker di Lumajang dilatarbelakangi oleh kondisi geografis yang strategis. Bertempat persis di atas bukit, bunker berfungsi untuk memata-matai pergerakan musuh.
Namun, bunker ini merupakan saksi bisu dari kekejaman Jepang terhadap rakyat Lumajang kala itu. Masyarakat yang mengandalkan sektor padi, hasil panennya dirampas. Kemudian mereka dipaksa membangun bunker, upah yang diberikan hanya dua atau tiga kilogram beras.
Dua puluh lima bunker yang ditemukan itu tidak semuanya utuh, ada beberapa yang tinggal puing saja. Namun, peninggalan itu merupakan bukti sejarah bagi Lumajang sebagai daerah yang mengalami penderitaan akibat penjajahan Jepang (mm7/bud)
Editor : Radar Digital