Mulai pukul 10.10 WIB, para petugas mengimbau seluruh pengguna jalan mematikan mesin dan turun dari kendaraan. Sopir, pemotor, penumpang, pedagang, pembeli, dan semua warga yang berada di kawasan tersebut berdiri tegak. Mereka fokus pada bendera yang telah dikibarkan dua polisi di tengah simpang empat Klojen
“Ini adalah salah satu upaya menumbuhkan cinta Tanah Air. Jika biasanya upacara HUT RI dilaksanakan di lapangan atau tempat upacara, hari ini (kemarin, Red) kami memberi penghormatan di lokasi persimpangan jalan. Ada empat lokasi yang diberlakukan. Yakni simpang empat Adipura, Klojen, ST, dan simpang empat Toga,” kata Kasatlantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho.
Bayu mengungkapkan, tepat pukul 10.17 WIB, masyarakat harus menghentikan aktivitasnya selama tiga menit. Mereka memberi sikap hormat saat lagu Indonesia Raya dikumandangkan. “Semua kendaraan kami berhentikan. Termasuk juga di toko-toko pinggiran, diajak untuk mengambil sikap sebagai bentuk penghormatan. Ini juga untuk menumbuhkan rasa nasionalisme kita semua,” ungkapnya.
Pihaknya berharap, momen penting tersebut bisa mengingatkan perjuangan pahlawan kemerdekaan. Selain itu, sikap tolong-menolong, tenggang rasa, dan toleransi masyarakat dapat terwujud. “Inilah nilai yang akan muncul apabila nasionalisme bangkit,” harapnya.
Jurnalis : Muhammad Sidkin Ali
Fotografer : Muhammad Sidkin Ali
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Safitri