alexametrics
29 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Vaksinasi di Lumajang Belum Capai Seratus Ribu Orang

Upaya terus dilakukan, tetapi hasilnya belum membuahkan. Entah itu karena minimnya sosialisasi atau minimnya pengetahuan. Yang jelas, minat vaksinasi di perkotaan maupun di perdesaan sama saja. Sama-sama kurang minat.

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sasaran vaksinasi di Lumajang mencapai 880.797 orang. Baik itu meliputi tenaga kesehatan (nakes), pelayan publik, lansia, masyarakat rentan, masyarakat umum, maupun remaja. Sayangnya, sampai saat ini progres capaian vaksinasi belum mencapai seratus ribu orang.

Catatan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menunjukkan jumlah orang Lumajang yang menjalani vaksinasi dosis pertama baru menginjak angka 96.765 orang. Sementara, orang yang sudah menjalani vaksinasi dosis kedua baru 57.897 orang.

Padahal, semua pihak terus melakukan serbuan vaksinasi untuk mengejar target tersebut. Dinkes Lumajang, TNI, Polri, rumah sakit, hingga puskesmas. Namun, hasilnya belum begitu memuaskan. Bahkan, upaya itu terus dilebarkan dengan menggandeng beberapa pihak. Termasuk desa. Namun, juga belum menunjukkan hasil yang signifikan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, baik di kawasan perkotaan maupun di perdesaan, antusiasme warga untuk mengikuti vaksinasi hampir sama. Sama-sama kurang berminat. Seperti di Desa Selok Besuki, Kecamatan Sukodono, jumlah orang yang menjalani vaksinasi di kantor desa hanya sekitar 65 orang.

“Kalau info yang saya terima di polindes itu sebetulnya banyak. Warga sudah banyak yang mandiri vaksinasi ke puskesmas. Tetapi, ketika kami membuka vaksinasi untuk warga di kantor desa dengan durasi sosialisasi yang cukup mepet itu yang hadir 65 orang,” katanya.

Sama halnya dengan yang terjadi di salah satu desa di Kecamatan Candipuro. Sekretaris Desa Sumberwuluh Samsul Arifin menceritakan segala upayanya dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi. Selain pihaknya membuka pendaftaran secara daring, penyisiran melalui RT/RW juga tidak menjaring banyak sasaran.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sasaran vaksinasi di Lumajang mencapai 880.797 orang. Baik itu meliputi tenaga kesehatan (nakes), pelayan publik, lansia, masyarakat rentan, masyarakat umum, maupun remaja. Sayangnya, sampai saat ini progres capaian vaksinasi belum mencapai seratus ribu orang.

Catatan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menunjukkan jumlah orang Lumajang yang menjalani vaksinasi dosis pertama baru menginjak angka 96.765 orang. Sementara, orang yang sudah menjalani vaksinasi dosis kedua baru 57.897 orang.

Padahal, semua pihak terus melakukan serbuan vaksinasi untuk mengejar target tersebut. Dinkes Lumajang, TNI, Polri, rumah sakit, hingga puskesmas. Namun, hasilnya belum begitu memuaskan. Bahkan, upaya itu terus dilebarkan dengan menggandeng beberapa pihak. Termasuk desa. Namun, juga belum menunjukkan hasil yang signifikan.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, baik di kawasan perkotaan maupun di perdesaan, antusiasme warga untuk mengikuti vaksinasi hampir sama. Sama-sama kurang berminat. Seperti di Desa Selok Besuki, Kecamatan Sukodono, jumlah orang yang menjalani vaksinasi di kantor desa hanya sekitar 65 orang.

“Kalau info yang saya terima di polindes itu sebetulnya banyak. Warga sudah banyak yang mandiri vaksinasi ke puskesmas. Tetapi, ketika kami membuka vaksinasi untuk warga di kantor desa dengan durasi sosialisasi yang cukup mepet itu yang hadir 65 orang,” katanya.

Sama halnya dengan yang terjadi di salah satu desa di Kecamatan Candipuro. Sekretaris Desa Sumberwuluh Samsul Arifin menceritakan segala upayanya dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi. Selain pihaknya membuka pendaftaran secara daring, penyisiran melalui RT/RW juga tidak menjaring banyak sasaran.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sasaran vaksinasi di Lumajang mencapai 880.797 orang. Baik itu meliputi tenaga kesehatan (nakes), pelayan publik, lansia, masyarakat rentan, masyarakat umum, maupun remaja. Sayangnya, sampai saat ini progres capaian vaksinasi belum mencapai seratus ribu orang.

Catatan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menunjukkan jumlah orang Lumajang yang menjalani vaksinasi dosis pertama baru menginjak angka 96.765 orang. Sementara, orang yang sudah menjalani vaksinasi dosis kedua baru 57.897 orang.

Padahal, semua pihak terus melakukan serbuan vaksinasi untuk mengejar target tersebut. Dinkes Lumajang, TNI, Polri, rumah sakit, hingga puskesmas. Namun, hasilnya belum begitu memuaskan. Bahkan, upaya itu terus dilebarkan dengan menggandeng beberapa pihak. Termasuk desa. Namun, juga belum menunjukkan hasil yang signifikan.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, baik di kawasan perkotaan maupun di perdesaan, antusiasme warga untuk mengikuti vaksinasi hampir sama. Sama-sama kurang berminat. Seperti di Desa Selok Besuki, Kecamatan Sukodono, jumlah orang yang menjalani vaksinasi di kantor desa hanya sekitar 65 orang.

“Kalau info yang saya terima di polindes itu sebetulnya banyak. Warga sudah banyak yang mandiri vaksinasi ke puskesmas. Tetapi, ketika kami membuka vaksinasi untuk warga di kantor desa dengan durasi sosialisasi yang cukup mepet itu yang hadir 65 orang,” katanya.

Sama halnya dengan yang terjadi di salah satu desa di Kecamatan Candipuro. Sekretaris Desa Sumberwuluh Samsul Arifin menceritakan segala upayanya dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi. Selain pihaknya membuka pendaftaran secara daring, penyisiran melalui RT/RW juga tidak menjaring banyak sasaran.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/