Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sempat Mengeluh Sakit Dada, Warga Gumukmas Jember Ditemukan Tak Bernyawa di Area Persawahan

Maulana RJ • Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:50 WIB

Jasad korban saat dievakuasi oleh kepolisian dan warga setempat setelah, di areal persawahan Desa Menampu Gumukmas, Jember, Sabtu (17/01/2025). (Dok. Polsek).
Jasad korban saat dievakuasi oleh kepolisian dan warga setempat setelah, di areal persawahan Desa Menampu Gumukmas, Jember, Sabtu (17/01/2025). (Dok. Polsek).

GUMUKMAS, Radar Jember - Masyarakat Dusun Krajan, Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang pria di area persawahan pada Sabtu (17/01/2026) siang. 

Pria tersebut diidentifikasi sebagai Waris (56), seorang buruh tani yang berdomisili di Dusun Kedunglengkong.

Peristiwa ini bermula saat Waris bekerja mencabut benih padi bersama rekan-rekannya sejak pagi hari. Namun, mendekati waktu tengah hari, kondisi kesehatan korban tampak menurun.

Baca Juga: Viral Dugaan Pungli di Papuma–Watu Ulo, Bupati Jember Gus Fawait Turun Tangan dan Siapkan Langkah Tegas

Berdasarkan laporan kepolisian setempat, korban sempat mengeluh tidak enak badan sebelum meninggalkan pekerjaan utamanya untuk mencari rumput. 

"Korban berpamitan untuk mencari rumput dan meninggalkan lokasi cabut benih. Tak lama kemudian, warga melihat ada kerumunan di sawah sebelah barat dan mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," kata Kapolsek Gumukmas, IPTU Edi Santoso, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/01/2026).

Saksi mata di lokasi, Ketang (67) dan Jurumi (65), awalnya menduga korban hanya sedang beristirahat atau tertidur di pinggir sawah. Kekhawatiran muncul saat korban tidak kunjung bangun, hingga akhirnya dipastikan bahwa korban sudah tidak lagi bernapas.

Baca Juga: Pamor Daun Emas Mulai Lungset, Banyak Petani Tembakau Jember Panen Tapi Sulit Untung

Saat ditemukan, kepolisian setempat dan petugas medis Puskesmas Gumukmas segera tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). 

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga mengungkapkan bahwa korban memang memiliki riwayat penyakit sesak napas. Atas dasar tersebut, keluarga memilih untuk tidak dilakukan prosedur autopsi dan memilih untuk segera dimakamkan. 

"Keluarga korban sudah membuat surat pernyataan penolakan otopsi. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman," tambah Kapolsek Edi Santoso.

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #persawahan #Peristiwa #buruh tani