Radar Jember - Samoyan, 55, warga asal Dusun Watu Ulo RT 002 RW 040, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, hilang saat memancing, Sabtu (25/10) lalu.
Korban berangkat memancing menggunakan jukung jenis speed miliknya.
Hingga berita ini ditulis, kemarin (27/10), korban belum pulang dan belum ditemukan.
Salah satu keluarga korban mengaku, korban berangkat Sabtu (25/10) lalu, pukul 18.00.
Namun, hingga Minggu (26/10) siang korban belum pulang. Karena tidak ada kabar, akhirnya keluarga bersama Tim SAR Rimba Laut dan dibantu nelayan lainnya melakukan pencarian di sekitar lokasi tepatnya Gunung Kalong.
Sekitar 2 jam mengelilingi sekitar tempat korban memancing, tidak ditemukan tanda-tanda.
Bahkan nelayan yang menggunakan jukung ikut mencari korban di sekitar gunung kalong hingga ke tengah.
Korban hilang saat memancing di sekitar Gunung Kalong, Pantai Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Sabtu (25/10) pukul 18.00.
Setelah menyisir sekitar lokasi mancing relawan SAR Rimba Laut bersama anggota keluarga masih menyisir ke tengah laut.
Awalnya, SAR Rimba Laut menyisir sekitar tebing pantai. Beberapa nelayan ikut melakukan pencarian di sekitar Pantai Bandealit, Kecamatan Tempurejo dan Pantai Cangaan, Kecamatan Ambulu.
Aiptu Agus Rianto PS, KBO Satpolair Polres Jember, mengatakan, korban dinyatakan hilang oleh keluarganya setelah Minggu (26/10) tidak pulang.
Sebab, jika berangkat sore selepas Magrib biasanya pagi sudah datang.
“Keluarga korban langsung melakukan pencarian pada Minggu karena korban belum datang,” jelasnya.
Ada informasi, jukung milik korban ditemukan patah jadi dua dan mesin sudah diamankan oleh nelayan.
“Untuk pencarian masih dilakukan ada tim SAR Rimba Laut masih melakukan penyisiran,” pungkas Agus. (jum/c2/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh