BACA JUGA : SMA Bima Kelabakan Lawan SMAN Arjasa
Rusaknya fasilitas dan belum adanya perbaikan hingga sekarang disayangkan warga. Meskipun sudah banyak yang mengeluhkan, namun kerusakan fasilitas, kurang bersihnya gedung, serta adanya sejumlah kursi tribun yang rusak maupun lampu redup tampak dibiarkan.
Dimas Wiyoko, warga yang sering berolahraga di sekitar GOR, mengatakan, kondisi GOR yang kurang terawat dan kotor perlu perhatian yang lebih serius. “Meskipun memang pernah ada kegiatan Porprov Jatim di sini dan sudah ada perbaikan juga, tapi kalau tidak dirawat, maka percuma atau sia-sia saja,” katanya. Kurang terawatnya GOR atau fasilitas yang ada di sana secara tidak langsung akan mengurangi minat warga.
Arzetti, warga yang tinggal di perumahan sekitar GOR, mengatakan, dia menyayangkan rusaknya sebagian fasilitas. Menurutnya, memang sempat ada perbaikan, namun tidak terlalu signifikan. “Jadi, rusaknya fasilitas karena tidak adanya perawatan. Bukan karena sering dipakai. Megah tapi terbengkalai dan hal tersebut secara tidak langsung akan berefek juga pada pedagang kaki lima. Kasihan mereka,” pungkasnya. Ke depan, warga berharap adanya perbaikan serta perawatan yang maksimal.
Sementara itu, pegawai yang saat itu ada di gedung tersebut tidak menangani saat akan ditanya tentang perawatan GOR, termasuk lapangan tenisnya. Dari pengelola gedung di lokasi tidak ada yang memberikan komentar kepada Jawa Pos Radar Jember. (mg4/c2/nur)
Editor : Safitri