BACA JUGA : Dosen dan Mahasiswa Polije Berdayakan Penjual Ikan di Pantai Puger Jember
Rencana pembangunan pelabuhan itu disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Menurutnya, rencana tersebut akan dieksekusi tahun ini setelah lelang dilakukan. "Anggarannya sudah selesai dan lelangnya yang masih proses," kata Khofifah.
Adanya rencana pembangunan pelabuhan Puger juga termuat dalam sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemprov Jatim. Sedikitnya terdapat 38 perusahaan penyedia jasa konstruksi yang mengikuti tender pembangunan pelabuhan tersebut. Anggaran yang disiapkan yakni sebesar Rp 7 miliar.
Khofifah menambahkan, ke depan, setelah tender langsung dilakukan pembangunan. Menurutnya, setelah pembangunan pelabuhan selesai, nantinya bisa digunakan untuk kepentingan pengiriman barang. Baik dari luar daerah ke Jember, maupun sebaliknya.
Dengan adanya pelabuhan untuk pemenuhan akomodasi terebut, diharapkan bisa membantu perputaran roda perekonomian kawasan pesisir selatan. Khususnya di Kecamatan Puger maupun Jember pada umumnya.
Orang nomor satu di Jatim itu juga mengharapkan pemerintah daerah mendukung upaya pembangunan tempat sandar kapal tersebut. "Semoga nanti segera terealisasi dan keberadaan pelabuhan ini bisa membantu perputaran perekonomian masyarakat," katanya.
Bupati Jember Hendy Siswanto mengaku menyambut baik rencana tersebut. Menurut Hendy, kondisi saat ini, di tengah kenaikan harga BBM yang membuat kelompok nelayan turut merasakan dampaknya, ekonomi di Jember diharapkan tetap bergeliat dengan hadirnya beragam program pemerintah. Salah satunya rencana pendirian pelabuhan sandar kapal tersebut.
Dikatakan, Pemkab Jember bakal mendukung penuh rencana Pemprov Jatim mendirikan pelabuhan dengan dana Rp 7 miliar tersebut. "Kami mengucapkan terima kasih. Kehadiran beliau juga membantu rencana tempat sandar kapal yang secara bertahap akan segera dilakukan pembangunannya," jelas Hendy. (jum/mau/c2/nur) Editor : Safitri