alexametrics
24.3 C
Jember
Saturday, 24 September 2022

Kabar Baik, Perempuan Dapat Prioritas pada Seleksi Panwascam Tahun Ini

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Perempuan menjadi prioritas pada seleksi Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilu 2024 mendatang. Ini setelah kuota keterwakilan perempuan resmi ditambah menjadi 30 persen dari sebelumnya 20 persen. Kebijakan tersebut berlaku nasional. Tak terkecuali di Kabupaten Jember.

Regulasi terbaru ini disambut antusias masyarakat Jember. Animo mereka cukup tinggi. Terbukti, sebanyak 38 pelamar tercatat pada hari pertama pembukaan kemarin. Lima di antaranya adalah pendaftar perempuan. Pendaftaran ini dilaksanakan mulai 21 sampai 27 September 2022.

Demi memenuhi kuota 30 persen perempuan, Bawaslu Jember akan memperpanjang masa pendaftaran jika jatah di tiap kecamatan belum terpenuhi. Pendaftaran baru akan ditutup, kalau jumlah pendaftar perempuan telah memenuhi ketentuan.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Tak Lolos Tes Berbasis Komputer, Calon Panwascam Bisa Langsung Gugur

“Perpanjangan pendaftaran ini dimaksudkan jika tidak terpenuhinya kuota untuk pendaftar perempuan pada tiap kecamatan. Hal ini sedikit berbeda dengan teknis pada tahun kemarin,” ungkap Devi Aulia Rahim, Komisioner Hukum, Humas Data Informasi Bawaslu Jember, saat ditemui Kamis (22/9) siang.

Penambahan kuota 30 persen ini merupakan bentuk dorongan pada perempuan agar terjun dan terlibat langsung dalam proses pemilu. Karena selama ini, elemen yang terlibat didominasi oleh laki-laki.

Devi berharap, program ini menjadi wadah aspirasi, khususnya bagi perempuan. Dirinya meyakini bahwa banyak perempuan di luar sana, khususnya di Jember, yang potensial dan aktif pada bidang masing-masing.

“Harapan kami, perempuan-perempuan Jember memanfaatkan dengan baik kesempatan baru ini. Ikut berkontribusi langsung untuk menyukseskan Pemilu 2024 dengan bergabung dengan Bawaslu Jember sebagai panwaslu kecamatan,” pungkasnya.

Sementara itu, para calon panwascam menyambut antusias program ini. Sebab, mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk maju sebagai Panwascam 2024.

“Sebagai seorang perempuan, saya sangat bersyukur dengan penambahan kuota ini. Selain bisa menambah pengalaman politik, peluang saya juga makin besar di sini,” ucap Maslahatus Salamah,27, salah satu pendaftar seleksi panwascam dari Kecamatan Bangsalsari, Jember.

Dirinya berharap, serangkaian seleksi ini mampu menyukseskan gelaran akbar Pemilu 2024 mendatang, tanpa ada hambatan. (*)

Foto  : Dwi Sugesti Mega untuk Radar Jember

Editor: Mahrus Sholih

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Perempuan menjadi prioritas pada seleksi Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilu 2024 mendatang. Ini setelah kuota keterwakilan perempuan resmi ditambah menjadi 30 persen dari sebelumnya 20 persen. Kebijakan tersebut berlaku nasional. Tak terkecuali di Kabupaten Jember.

Regulasi terbaru ini disambut antusias masyarakat Jember. Animo mereka cukup tinggi. Terbukti, sebanyak 38 pelamar tercatat pada hari pertama pembukaan kemarin. Lima di antaranya adalah pendaftar perempuan. Pendaftaran ini dilaksanakan mulai 21 sampai 27 September 2022.

Demi memenuhi kuota 30 persen perempuan, Bawaslu Jember akan memperpanjang masa pendaftaran jika jatah di tiap kecamatan belum terpenuhi. Pendaftaran baru akan ditutup, kalau jumlah pendaftar perempuan telah memenuhi ketentuan.

BACA JUGA: Tak Lolos Tes Berbasis Komputer, Calon Panwascam Bisa Langsung Gugur

“Perpanjangan pendaftaran ini dimaksudkan jika tidak terpenuhinya kuota untuk pendaftar perempuan pada tiap kecamatan. Hal ini sedikit berbeda dengan teknis pada tahun kemarin,” ungkap Devi Aulia Rahim, Komisioner Hukum, Humas Data Informasi Bawaslu Jember, saat ditemui Kamis (22/9) siang.

Penambahan kuota 30 persen ini merupakan bentuk dorongan pada perempuan agar terjun dan terlibat langsung dalam proses pemilu. Karena selama ini, elemen yang terlibat didominasi oleh laki-laki.

Devi berharap, program ini menjadi wadah aspirasi, khususnya bagi perempuan. Dirinya meyakini bahwa banyak perempuan di luar sana, khususnya di Jember, yang potensial dan aktif pada bidang masing-masing.

“Harapan kami, perempuan-perempuan Jember memanfaatkan dengan baik kesempatan baru ini. Ikut berkontribusi langsung untuk menyukseskan Pemilu 2024 dengan bergabung dengan Bawaslu Jember sebagai panwaslu kecamatan,” pungkasnya.

Sementara itu, para calon panwascam menyambut antusias program ini. Sebab, mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk maju sebagai Panwascam 2024.

“Sebagai seorang perempuan, saya sangat bersyukur dengan penambahan kuota ini. Selain bisa menambah pengalaman politik, peluang saya juga makin besar di sini,” ucap Maslahatus Salamah,27, salah satu pendaftar seleksi panwascam dari Kecamatan Bangsalsari, Jember.

Dirinya berharap, serangkaian seleksi ini mampu menyukseskan gelaran akbar Pemilu 2024 mendatang, tanpa ada hambatan. (*)

Foto  : Dwi Sugesti Mega untuk Radar Jember

Editor: Mahrus Sholih

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Perempuan menjadi prioritas pada seleksi Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilu 2024 mendatang. Ini setelah kuota keterwakilan perempuan resmi ditambah menjadi 30 persen dari sebelumnya 20 persen. Kebijakan tersebut berlaku nasional. Tak terkecuali di Kabupaten Jember.

Regulasi terbaru ini disambut antusias masyarakat Jember. Animo mereka cukup tinggi. Terbukti, sebanyak 38 pelamar tercatat pada hari pertama pembukaan kemarin. Lima di antaranya adalah pendaftar perempuan. Pendaftaran ini dilaksanakan mulai 21 sampai 27 September 2022.

Demi memenuhi kuota 30 persen perempuan, Bawaslu Jember akan memperpanjang masa pendaftaran jika jatah di tiap kecamatan belum terpenuhi. Pendaftaran baru akan ditutup, kalau jumlah pendaftar perempuan telah memenuhi ketentuan.

BACA JUGA: Tak Lolos Tes Berbasis Komputer, Calon Panwascam Bisa Langsung Gugur

“Perpanjangan pendaftaran ini dimaksudkan jika tidak terpenuhinya kuota untuk pendaftar perempuan pada tiap kecamatan. Hal ini sedikit berbeda dengan teknis pada tahun kemarin,” ungkap Devi Aulia Rahim, Komisioner Hukum, Humas Data Informasi Bawaslu Jember, saat ditemui Kamis (22/9) siang.

Penambahan kuota 30 persen ini merupakan bentuk dorongan pada perempuan agar terjun dan terlibat langsung dalam proses pemilu. Karena selama ini, elemen yang terlibat didominasi oleh laki-laki.

Devi berharap, program ini menjadi wadah aspirasi, khususnya bagi perempuan. Dirinya meyakini bahwa banyak perempuan di luar sana, khususnya di Jember, yang potensial dan aktif pada bidang masing-masing.

“Harapan kami, perempuan-perempuan Jember memanfaatkan dengan baik kesempatan baru ini. Ikut berkontribusi langsung untuk menyukseskan Pemilu 2024 dengan bergabung dengan Bawaslu Jember sebagai panwaslu kecamatan,” pungkasnya.

Sementara itu, para calon panwascam menyambut antusias program ini. Sebab, mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk maju sebagai Panwascam 2024.

“Sebagai seorang perempuan, saya sangat bersyukur dengan penambahan kuota ini. Selain bisa menambah pengalaman politik, peluang saya juga makin besar di sini,” ucap Maslahatus Salamah,27, salah satu pendaftar seleksi panwascam dari Kecamatan Bangsalsari, Jember.

Dirinya berharap, serangkaian seleksi ini mampu menyukseskan gelaran akbar Pemilu 2024 mendatang, tanpa ada hambatan. (*)

Foto  : Dwi Sugesti Mega untuk Radar Jember

Editor: Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/