Meski demikian, kadar kemanisan melon yang dipanen dari SGH jauh lebih tinggi hingga 15 persen daripada melon di pasaran. "Kadar kemanisan melon konvensional biasanya 5 sampai 6, di kami kadar kemanisannya 15-16 kemanisan," tutur Fendi.
Karena kualitasnya jauh lebih unggul dari melon pada umumnya, maka harganya juga sedikit lebih tinggi dari harga di pasaran, yakni sebesar Rp 30 ribu per kilogram. Sedangkan di pasaran hanya Rp 7 sampai 10 ribu saja. Untuk menikmati melon yang manis ini, pengunjung dapat memetiknya sendiri dengan mendatangi SGH yang terletak di dalam kampus Polije. Siapapun boleh berkunjung. Namun harus mendaftar atau izin terlebih dahulu agar pengunjung dapat dipandu menuju lokasi. Perizinan dapat dilakukan dengan cara menghubungi Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pengembangan Pertanian.
Usai melakukan perizinan, calon pengunjung akan diarahkan oleh tim humas Polije untuk diantarkan menuju lokasi. Di sinilah wisata edukasi penanaman melon dimulai. "Siapa saja bisa berkunjung, kapan saja. Asalkan konfirmasi dulu ke UPT, nantinya pengunjung akan diarahkan," pungkasnya.
Jurnalis: Delfi Nihayah
Fotografer: Delfi Nihayah
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Maulana Ijal