Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Lagi! PPKM Diperpanjang 5-18 November, Jember Naik Jadi Level 3. Mengapa?

Safitri • Selasa, 5 Oktober 2021 | 21:25 WIB
Photo
Photo
JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) lagi-lagi diperpanjang. Yakni, pada 5 - 18 November 2021. Keputusan tersebut diumumkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) pada Senin (4/10). “Dalam penerapan PPKM level selama dua minggu ke depan, masih terdapat 20 kabupaten/kota yang bertahan di Level 2. [Daerah dari] Level 2 ke Level 3 itu bertambah dari 84 kabupaten/kota menjadi 107 kabupaten/kota karena mereka belum mampu meningkatkan jumlah capaian vaksinasi.”

Naiknya level di Jember disebabkan jumlah vaksinasi yang masih kisaran 27 persen. Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan bahwa saat ini Jember memang butuh vaksin yang banyak. "Kurangnya sekitar 515 ribu untuk mencapai 50 persen capaian vaksinasi,” ungkapnya. Dengan stok sedikit, pemerintah Jember sudah mengajukan surat ke Menteri Kesehatan untuk minta tambahan vaksin.

Capaian vaksinasi inilah yang dijadikan tolok ukur pemerintah dalam menentukan level daerah. Namun, pemerintah memberikan kelonggaran pada sejumlah sektor mulai dari pusat perbelanjaan, restoran, dan aktivitas belajar mengajar.

Dalam penerapan tersebut, pemerintah akan melakukan penyesuaian di antaranya :
1. Konter makanan dan minuman di dalam bioskop diperbolehkan buka dengan kapasitas bioskop maksimal 50 persen
2. Pusat Kebugaran atau fitness dibuka dengan kapasitas maksimal 25 persen dengan pemberlakuan prokes ketas dan screening PeduliLindungi
3. Bandara ngurah rai bali dibuka 14 Oktober 2021, dengan ketentuan karantina 8 hari dengan biaya sendiri dan tes kesehatan. Negara yang dibuka diantaranya Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, Abu Dhabi, Dubai, New Zealand.

Sementara itu, Menko Marves Luhut Binsar menyampaikan saat ini kasus konfirmasi nasional turun dari 98 persen dan kasus konfirmasi Jawa-Bali juga turun hingga 98,7 persen dari puncaknya pada tanggak 15 Juli lalu. “Jangan gembira yang berlebihan, kelengahan sekecil apapun yang kita lakukan ujungnya dapat meningkatkan terjadinya kasus dalam beberapa minggu kedepan. Pastinya akan mengulangi pengetatan kembali yang diberlakukan. Dan itu sangat merugikan kita semua” ujarnya.


Jurnalis : Arini Ika Safitri
Fotografer : Dokumentasi Jawa Pos
Sumber : dari berbagai sumber Editor : Safitri
#Jember #PPKM #Vaksin