Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pilkades Ditunda Karena ini

Ivona • Rabu, 25 Agustus 2021 | 18:36 WIB
SEMAKIN RAMAI: Suasana belajar di lembaga bimbel sebelum masa pandemi yang dilakukan dengan sistem pembelajaran luar ruangan. Saat ini, lembaga kursus tersebut kian ramai seiring kebutuhan tambahan jam belajar anak.
SEMAKIN RAMAI: Suasana belajar di lembaga bimbel sebelum masa pandemi yang dilakukan dengan sistem pembelajaran luar ruangan. Saat ini, lembaga kursus tersebut kian ramai seiring kebutuhan tambahan jam belajar anak.
SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Tahapan pelaksanaan pilkades menjadi salah satu program yang tersendat akibat pandemi korona. Setelah tahapan tes tulis dilangsungkan, ada beberapa tahapan lagi yang sebenarnya akan dilakukan. Namun, hal itu ditunda hingga pekan kedua Oktober nanti, sesuai surat Menteri Dalam Negeri.

Beberapa tahapan yang wajib ditunda yakni pengambilan nomor urut, kampanye, maupun pemungutan suara. "Penundaan disebutkan pada poin lima dan enam dalam surat Mendagri," kata Bukasan, Kasi Penataan dan Penyelenggaraan Pemerintah Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Jember.

Dalam surat itu, secara khusus juga disebutkan agar tidak dilakukan pergantian antarwaktu (PAW). Sebab, melanjutkan tahapan yang menimbulkan kerumunan, serta PAW berlaku hingga dua bulan terhitung sejak 9 Agustus lalu. "Apabila tidak ada surat terbaru, maka efektifnya lanjutan tahapan pilkades dilakukan pada 9 Oktober," ungkapnya.

Bukasan menjelaskan, dalam surat itu juga disebut agar dilakukan percepatan vaksinasi. Selain itu, sosialisasi prokes terus dilakukan dan pemerintah desa diminta untuk terus memantau perkembangan pandemi Covid-19.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mengatakan, penundaan tahapan pilkades tersebut harus dimaknai baik oleh seluruh pihak terkait. "Berarti, Jember punya waktu untuk melakukan persiapan secara matang. Dari segi administrasi maupun pengamanan pilkades," jelasnya.

Menurutnya, Komisi A juga mendorong agar selama masa tunda tersebut panitia pilkades juga mempersiapkan hal-hal yang masih kurang. Misalnya, momen pengambilan nomor urut bisa lebih diatur secara efektif atau mempersiapkan hal lain. "Termasuk data pemilih. Kalau ada yang belum terkaver bisa dicarikan solusinya," ungkapnya.

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Tahrir For Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih Editor : Ivona
#Headline #Pemerintahan