alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Salah Satu Cara Menghabiskan Waktu Di Rumah, Cobain Yuk

Mencari Ketenangan lewat Bercocok Tanam

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Bingung menghabiskan waktu di rumah? Tenang, bercocok tanam bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengisi waktu luang. Ya, di masa pandemi ini banyak masyarakat yang mengurangi aktivitasnya di luar rumah. Agar tak bosan, menekuni dunia tanaman bisa jadi pilihan aktivitas.

Salah satu yang tengah diminati adalah bercocok tanam di pekarangan rumah dengan cara hidroponik. Selain bisa untuk mengurangi stres, hasil yang didapat pun cukup menjanjikan. “Hasilnya lumayan. Setidaknya cukup memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari,” ujar Luluk Handayani, salah satu pegiat hidroponik.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hidroponik adalah budi daya tanaman dengan memanfaatkan air sebagai media tumbuhnya, dengan menekankan kebutuhan nutrisi tanaman. Cara berkebun ini mempunyai banyak manfaat. Di antaranya ramah lingkungan, hemat air dan pupuk, dapat mengurangi karbondioksida, tidak merusak tanah, kualitas terjaga dan pertumbuhan tanaman lebih cepat, serta hemat tenaga dan waktu. “Biasanya yang ditanam di hidroponik adalah jenis tanaman hortikultura,” tambahnya.

Apalagi, lanjut dia, mengonsumsi sayuran yang ditanam sendiri jauh lebih menyehatkan dan memuaskan. Karena ditanam sendiri, maka pengetahuan akan tanaman juga makin bertambah. Selain itu, ada kepuasan tersendiri saat melihat proses perkembangan sayuran yang ditanam. “Kita juga bisa melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai bagaimana cara bercocok tanam secara hidroponik,” kata Luluk.

- Advertisement -

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Bingung menghabiskan waktu di rumah? Tenang, bercocok tanam bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengisi waktu luang. Ya, di masa pandemi ini banyak masyarakat yang mengurangi aktivitasnya di luar rumah. Agar tak bosan, menekuni dunia tanaman bisa jadi pilihan aktivitas.

Salah satu yang tengah diminati adalah bercocok tanam di pekarangan rumah dengan cara hidroponik. Selain bisa untuk mengurangi stres, hasil yang didapat pun cukup menjanjikan. “Hasilnya lumayan. Setidaknya cukup memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari,” ujar Luluk Handayani, salah satu pegiat hidroponik.

Hidroponik adalah budi daya tanaman dengan memanfaatkan air sebagai media tumbuhnya, dengan menekankan kebutuhan nutrisi tanaman. Cara berkebun ini mempunyai banyak manfaat. Di antaranya ramah lingkungan, hemat air dan pupuk, dapat mengurangi karbondioksida, tidak merusak tanah, kualitas terjaga dan pertumbuhan tanaman lebih cepat, serta hemat tenaga dan waktu. “Biasanya yang ditanam di hidroponik adalah jenis tanaman hortikultura,” tambahnya.

Apalagi, lanjut dia, mengonsumsi sayuran yang ditanam sendiri jauh lebih menyehatkan dan memuaskan. Karena ditanam sendiri, maka pengetahuan akan tanaman juga makin bertambah. Selain itu, ada kepuasan tersendiri saat melihat proses perkembangan sayuran yang ditanam. “Kita juga bisa melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai bagaimana cara bercocok tanam secara hidroponik,” kata Luluk.

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Bingung menghabiskan waktu di rumah? Tenang, bercocok tanam bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengisi waktu luang. Ya, di masa pandemi ini banyak masyarakat yang mengurangi aktivitasnya di luar rumah. Agar tak bosan, menekuni dunia tanaman bisa jadi pilihan aktivitas.

Salah satu yang tengah diminati adalah bercocok tanam di pekarangan rumah dengan cara hidroponik. Selain bisa untuk mengurangi stres, hasil yang didapat pun cukup menjanjikan. “Hasilnya lumayan. Setidaknya cukup memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari,” ujar Luluk Handayani, salah satu pegiat hidroponik.

Hidroponik adalah budi daya tanaman dengan memanfaatkan air sebagai media tumbuhnya, dengan menekankan kebutuhan nutrisi tanaman. Cara berkebun ini mempunyai banyak manfaat. Di antaranya ramah lingkungan, hemat air dan pupuk, dapat mengurangi karbondioksida, tidak merusak tanah, kualitas terjaga dan pertumbuhan tanaman lebih cepat, serta hemat tenaga dan waktu. “Biasanya yang ditanam di hidroponik adalah jenis tanaman hortikultura,” tambahnya.

Apalagi, lanjut dia, mengonsumsi sayuran yang ditanam sendiri jauh lebih menyehatkan dan memuaskan. Karena ditanam sendiri, maka pengetahuan akan tanaman juga makin bertambah. Selain itu, ada kepuasan tersendiri saat melihat proses perkembangan sayuran yang ditanam. “Kita juga bisa melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai bagaimana cara bercocok tanam secara hidroponik,” kata Luluk.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/