alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

WAW! Bikin Ratusan Masakan Nasi Dalam Dua Hari di Jenggawah

Siapkan Ransum untuk Warga Isoman dan Duafa

Mobile_AP_Rectangle 1

JENGGAWAH, RADARJEMBER.ID – Sejumlah relawan kemanusiaan berkumpul di Kantor Koramil Jenggawah. Bukan untuk latihan militer. Mereka justru memasak dan menyiapkan ransum makanan bagi warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman), duafa, serta warga yang lanjut usia (lansia).

Gerakan sosial itu dilakukan untuk ikut menekan angka penyebaran Covid-19 dan membantu meringankan beban warga yang terdampak pandemi. Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Jember Ach Zaenuri menyampaikan, gerakan melawan Covid-19 harus dilakukan bersama-sama. Bukan saja pemerintah atau satgas, melainkan semua warga Jember sebisanya. “Sekecil apa pun tindakan kita, mari bersama-sama membantu warga yang terdampak,” katanya.

Menurutnya, memasak di Kantor Koramil Jenggawah banyak melibatkan tenaga dan waktu. Banyak relawan yang turut serta membantu memasak, hingga membagikannya kepada tiga sasaran utama. “Sabtu–Minggu kami bagikan ratusan bungkus nasi kepada warga isoman, duafa, dan lansia,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam membantu warga terdampak Covid-19 maupun yang menjadi sasaran, menurut dia, perlu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Kebiasaan baru seperti memakai masker layak dibiasakan ke mana saja orang pergi. Termasuk menumbuhkan kesadaran jika ada orang yang bergejala segera periksa, dan jika terpapar tidak perlu jalan-jalan sementara waktu. “Semua warga yang terpapar harus kita bantu. Minimal support agar mereka tenang dan mematuhi protokol kesehatan,” ulasnya.

- Advertisement -

JENGGAWAH, RADARJEMBER.ID – Sejumlah relawan kemanusiaan berkumpul di Kantor Koramil Jenggawah. Bukan untuk latihan militer. Mereka justru memasak dan menyiapkan ransum makanan bagi warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman), duafa, serta warga yang lanjut usia (lansia).

Gerakan sosial itu dilakukan untuk ikut menekan angka penyebaran Covid-19 dan membantu meringankan beban warga yang terdampak pandemi. Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Jember Ach Zaenuri menyampaikan, gerakan melawan Covid-19 harus dilakukan bersama-sama. Bukan saja pemerintah atau satgas, melainkan semua warga Jember sebisanya. “Sekecil apa pun tindakan kita, mari bersama-sama membantu warga yang terdampak,” katanya.

Menurutnya, memasak di Kantor Koramil Jenggawah banyak melibatkan tenaga dan waktu. Banyak relawan yang turut serta membantu memasak, hingga membagikannya kepada tiga sasaran utama. “Sabtu–Minggu kami bagikan ratusan bungkus nasi kepada warga isoman, duafa, dan lansia,” jelasnya.

Dalam membantu warga terdampak Covid-19 maupun yang menjadi sasaran, menurut dia, perlu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Kebiasaan baru seperti memakai masker layak dibiasakan ke mana saja orang pergi. Termasuk menumbuhkan kesadaran jika ada orang yang bergejala segera periksa, dan jika terpapar tidak perlu jalan-jalan sementara waktu. “Semua warga yang terpapar harus kita bantu. Minimal support agar mereka tenang dan mematuhi protokol kesehatan,” ulasnya.

JENGGAWAH, RADARJEMBER.ID – Sejumlah relawan kemanusiaan berkumpul di Kantor Koramil Jenggawah. Bukan untuk latihan militer. Mereka justru memasak dan menyiapkan ransum makanan bagi warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman), duafa, serta warga yang lanjut usia (lansia).

Gerakan sosial itu dilakukan untuk ikut menekan angka penyebaran Covid-19 dan membantu meringankan beban warga yang terdampak pandemi. Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Jember Ach Zaenuri menyampaikan, gerakan melawan Covid-19 harus dilakukan bersama-sama. Bukan saja pemerintah atau satgas, melainkan semua warga Jember sebisanya. “Sekecil apa pun tindakan kita, mari bersama-sama membantu warga yang terdampak,” katanya.

Menurutnya, memasak di Kantor Koramil Jenggawah banyak melibatkan tenaga dan waktu. Banyak relawan yang turut serta membantu memasak, hingga membagikannya kepada tiga sasaran utama. “Sabtu–Minggu kami bagikan ratusan bungkus nasi kepada warga isoman, duafa, dan lansia,” jelasnya.

Dalam membantu warga terdampak Covid-19 maupun yang menjadi sasaran, menurut dia, perlu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Kebiasaan baru seperti memakai masker layak dibiasakan ke mana saja orang pergi. Termasuk menumbuhkan kesadaran jika ada orang yang bergejala segera periksa, dan jika terpapar tidak perlu jalan-jalan sementara waktu. “Semua warga yang terpapar harus kita bantu. Minimal support agar mereka tenang dan mematuhi protokol kesehatan,” ulasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/