Untuk itu, perlu adanya kewaspadaan ekstra dalam melakukan perawatan hewan peliharaan. Tujuannya agar pemilik maupun hewan peliharaan tidak terinfeksi virus corona.
Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Jatim VII drh Puput Rijalu menjelaskan bahwa hewan- hewan peliharaan di rumah juga memiliki potensi terserang Covid-19. Walaupun hingga saat ini belum ada kajian mendasar mengenai penularan Covid-19 pada hewan.
“Pada prinsipnya, hewan bisa tertular Covid-19. Yang perlu digarisbawahi adalah hewan kesayangan. Kalau yang lain, kami dari praktisi dokter hewan belum menemukan,” kata Puput ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember.
Jika merujuk pada kasus harimau Taman Magasatwa Ragunan, harimau tersebut tertular Covid-19 dari penjaga atau keeper yang sehari-hari merawatnya. Artinya, tertular dari manusia. Namun, hingga saat ini belum ada bukti atau temuan bahwa hewan bisa menularkan virus kepada manusia. “Belum ada bukti dan data mengenai itu. Apakah misalnya bisa menularkan pada sesama kucing atau orang lain,” terangnya lagi.
Adapun gejala klinis yang akan dialami oleh hewan ketika terserang virus Covid-19 yang utama adalah adanya gangguan sistem pernapasan. Gejala yang paling umum adalah menyerang paru-paru. Selanjutnya, hewan akan mengalami demam. Hal ini secara otomatis akan memengaruhi pola makan hewan yang cenderung berkurang. “Gejala yang paling akhir itu diare dan muntah. Prinsipnya sama seperti manusia,” papar Puput.
Beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran virus adalah rutin melakukan vaksinasi pada hewan kesayangan. Namun, saat ini vaksin khusus Covid-19 untuk hewan masih belum ada.
Selain itu, perawatan hewan peliharaan harus tetap dijaga. Misalnya rutin memberikan obat cacing minimal enam bulan sekali. “Jika ada hewan kesayangan yang bergejala, sebaiknya diperiksakan ke dokter hewan. Selain itu, yang mengantarkan hewannya sebaiknya orang lain yang tidak terindikasi OTG,” pungkasnya.
Reporter : Dian Cahyani
Fotografer : Puput Rijalu For Radar Jember
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona