Gerakan sosial itu dilakukan untuk ikut menekan angka penyebaran Covid-19 dan membantu meringankan beban warga yang terdampak pandemi. Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Jember Ach Zaenuri menyampaikan, gerakan melawan Covid-19 harus dilakukan bersama-sama. Bukan saja pemerintah atau satgas, melainkan semua warga Jember sebisanya. “Sekecil apa pun tindakan kita, mari bersama-sama membantu warga yang terdampak,” katanya.
Menurutnya, memasak di Kantor Koramil Jenggawah banyak melibatkan tenaga dan waktu. Banyak relawan yang turut serta membantu memasak, hingga membagikannya kepada tiga sasaran utama. “Sabtu–Minggu kami bagikan ratusan bungkus nasi kepada warga isoman, duafa, dan lansia,” jelasnya.
Dalam membantu warga terdampak Covid-19 maupun yang menjadi sasaran, menurut dia, perlu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Kebiasaan baru seperti memakai masker layak dibiasakan ke mana saja orang pergi. Termasuk menumbuhkan kesadaran jika ada orang yang bergejala segera periksa, dan jika terpapar tidak perlu jalan-jalan sementara waktu. “Semua warga yang terpapar harus kita bantu. Minimal support agar mereka tenang dan mematuhi protokol kesehatan,” ulasnya.
Relawan lainnya, Anik Artiasih, menyebut, ratusan masakan nasi dalam dua hari itu dibagikan sedikitnya di delapan desa. Gerakan itu mengandalkan dana dari para relawan serta dermawan. “Selain di Jenggawah, rencananya juga di Kencong, Silo, Rambipuji, dan tempat lain. Tetapi, disesuaikan dengan kekuatan memasaknya,” ucapnya.
Anik menyebut, untuk menghadapi pandemi korona, tindakan nyata akan sangat berharga dan berarti bagi mereka yang membutuhkan. “Kalau ada tetangga isoman, minimal kita berbuat untuk membantunya. Saya kira semua orang punya harapan sama, yaitu ingin pandemi berakhir,” jelasnya.
Reporter : Nur Hariri
Fotografer : Nur Hariri
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona