https://radarjember.jawapos.com/berita-bondowoso/29/01/2023/selfie-sebelum-nikmati-menara-pandang-bondowoso/
Ketika berkunjung ke tempat ini, masyarakat akan disuguhkan jembatan yang terbuat dari kayu, lengkap dengan pagar di kanan dan kirinya. Untuk membuat pengunjung tertarik, jembatan tersebut diberi warna yang cukup mencolok. Tempat ini baru saja dibangun bersama sejumlah fasilitas dan sarana prasarana lain di tempat tersebut.
Biasanya, pengunjung akan mengabadikan momen di ujung Boardwalk. Dengan latar belakang pemandangan alam yang masih asri. Jembatan yang menghubungkan antara menara pandang dan rest area ini, memang memiliki daya tarik tersendiri, salah satunya jembatan yang terlihat seperti menembus rimbunnya pohon di kawasan tersebut.
Dari pusat kota tempat ini kurang lebih berjarak 66 Kilometer. Oleh sebab itu, untuk mengunjunginya butuh waktu satu jam lebih jika menggunakan roda dua. Namun, lelahnya perjalanan akan terbayar tuntas dengan pemandangan instagenic yang tersedia.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Mulyadi menyampaikan pembangunan jembatan yang dimaksud, dalam rangka mendukung wisata Kawah Ijen. Harapannya, setelah mendaki pengunjung bisa menikmati pemandangan alam yang ada di rest area. “Sebenarnya adalah jembatan penghubung ke menara pandang. Tapi bisa digunakan untuk selfie,” katanya.
Meski begitu, untuk saat ini pengunjung bisa secara gratis mengeksplorasi tempat ini. Karena memang jembatan yang dibangun di atas tanah Perhutani, masih dilakukan pembahasan tentang perjanjian kerjasama (PKS) nya. Tentunya untuk menentukan bagi hasil pendapatan dari tempat baru ini. Karena salah satu tujuannya adalah untuk dapat meningkatkan pendapatan asli daerah. “Mulai bulan depan, insyaallah sudah bertiket di tempat itu,” pungkasnya. (ham/bud) Editor : Maulana Ijal