Selain itu, Operasi Patuh Semeru 2021 di masa pandemi Covid-19 juga untuk meningkatkan kesadaran disiplin protokol kesehatan. Kasatlantas Polres Bondowoso AKP Didik Sugiarto menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) setempat.
Tujuannya, agar pembukaan destinasi wisata wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Dengan demikian, masyarakat yang akan berwisata dapat diketahui riwayat kesehatannya. "Kami melaksanakan koordinasi dengan stakeholder yang ada, khususnya Kepala Dinas Pariwisata," paparnya.
Untuk itu, pihaknya melibatkan 63 personel untuk Operasi Patuh Semeru 2021 yang digelar serentak di seluruh Indonesia tersebut. Didik memaparkan bahwa pelaksanaan operasi masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Karenanya, fokus pelaksanaan operasi ini lebih mengedepankan kegiatan yang bersifat preventif.
"Dalam hal ini bersifat sosialisasi dan imbauan-imbauan. Baik melalui media cetak, media elektronik, kemudian melalui media sosial," paparnya.
Bahkan, operasi tersebut juga bersifat preventif dengan melaksanakan patroli yang berkaitan dengan protokol kesehatan, keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas.
Terdapat empat sasaran pokok dalam Operasi Patuh Semeru 2021. Yakni segala bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi menyebabkan klaster baru penyebaran Covid-19. Kedua, masyarakat yang tidak patuh akan protokol kesehatan. Ketiga, masyarakat yang tidak disiplin berlalu lintas. Keempat, lokasi rawan pelanggaran, rawan kecelakaan lalu lintas, dan rawan kerumunan. "Sasarannya kepada semua masyarakat, mulai pengguna jalan, di pasar-pasar, area publik, pertokoan, hingga tempat wisata," pungkasnya.
Operasi Patuh Semeru 2021 diharapkan mampu meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya dan meminimalisasi pelanggaran sekaligus kecelakaan lalu lintas.
Jurnalis : Muchammad Ainul Budi
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Safitri