alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Promosikan Ijen Geopark, Bondowoso Targetkan Kabupaten Layak Pemuda

Disparpora Bondowoso Susun Naskah Akademis

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam memberdayakan para pemuda sekaligus mempromosikan Ijen Geopark. Hal itu dilakukan Pemkab Bondowoso melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) dalam memperluas dan mempercepat pembangunan sumber daya manusia dan fasilitas penunjang lainnya.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Bondowoso Ririn Mardikaningrum mengatakan, sejak awal pembahasan Ijen Geopark, pihaknya langsung menggarap naskah akademis kepemudaan sebagai runtutan kegiatan yang akan dilakukan. “Secara terjadwal akan dilakukan pembenahan, mulai dari fasilitas hingga SDM-nya,” ujarnya.

Ririn menjelaskan, pihaknya sudah menyelenggarakan paskibraka untuk pengibaran bendera merah putih di seluruh tempat wisata serta mengadakan pelatihan dan forum group discussion (FGD). “Semua melibatkan kepemudaan sekaligus diskusikan Ijen Geopark,” ulasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya juga sudah memiliki rencana induk kepemudaan yang sudah terbentuk bersamaan dengan adanya naskah akademis tersebut, tepatnya pada 2020 kemarin. “Tahun ini kami memulai programnya, tahun depan secara masif kegiatan dilaksanakan,” katanya.

Lebih lanjut, pemuda yang secara pemikiran dirasa lebih segar dan kolektif diharapkan mampu mempermudah apa saja yang telah dicanangkan pemerintah. “Dari sini kita harapkan tahun 2030 mendatang Bondowoso sudah bisa masuk menjadi kategori kabupaten layak pemuda,” harapnya.

Untuk arah SDM pemuda, sesuai dengan yang tercantum dalam naskah akademis juga merupakan prioritas yang sedang dijalankan secara berkelanjutan. “Kami lakukan pembinaan sekaligus memfasilitasi pelatihan hingga keluar kota,” tuturnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam memberdayakan para pemuda sekaligus mempromosikan Ijen Geopark. Hal itu dilakukan Pemkab Bondowoso melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) dalam memperluas dan mempercepat pembangunan sumber daya manusia dan fasilitas penunjang lainnya.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Bondowoso Ririn Mardikaningrum mengatakan, sejak awal pembahasan Ijen Geopark, pihaknya langsung menggarap naskah akademis kepemudaan sebagai runtutan kegiatan yang akan dilakukan. “Secara terjadwal akan dilakukan pembenahan, mulai dari fasilitas hingga SDM-nya,” ujarnya.

Ririn menjelaskan, pihaknya sudah menyelenggarakan paskibraka untuk pengibaran bendera merah putih di seluruh tempat wisata serta mengadakan pelatihan dan forum group discussion (FGD). “Semua melibatkan kepemudaan sekaligus diskusikan Ijen Geopark,” ulasnya.

Pihaknya juga sudah memiliki rencana induk kepemudaan yang sudah terbentuk bersamaan dengan adanya naskah akademis tersebut, tepatnya pada 2020 kemarin. “Tahun ini kami memulai programnya, tahun depan secara masif kegiatan dilaksanakan,” katanya.

Lebih lanjut, pemuda yang secara pemikiran dirasa lebih segar dan kolektif diharapkan mampu mempermudah apa saja yang telah dicanangkan pemerintah. “Dari sini kita harapkan tahun 2030 mendatang Bondowoso sudah bisa masuk menjadi kategori kabupaten layak pemuda,” harapnya.

Untuk arah SDM pemuda, sesuai dengan yang tercantum dalam naskah akademis juga merupakan prioritas yang sedang dijalankan secara berkelanjutan. “Kami lakukan pembinaan sekaligus memfasilitasi pelatihan hingga keluar kota,” tuturnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam memberdayakan para pemuda sekaligus mempromosikan Ijen Geopark. Hal itu dilakukan Pemkab Bondowoso melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) dalam memperluas dan mempercepat pembangunan sumber daya manusia dan fasilitas penunjang lainnya.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Bondowoso Ririn Mardikaningrum mengatakan, sejak awal pembahasan Ijen Geopark, pihaknya langsung menggarap naskah akademis kepemudaan sebagai runtutan kegiatan yang akan dilakukan. “Secara terjadwal akan dilakukan pembenahan, mulai dari fasilitas hingga SDM-nya,” ujarnya.

Ririn menjelaskan, pihaknya sudah menyelenggarakan paskibraka untuk pengibaran bendera merah putih di seluruh tempat wisata serta mengadakan pelatihan dan forum group discussion (FGD). “Semua melibatkan kepemudaan sekaligus diskusikan Ijen Geopark,” ulasnya.

Pihaknya juga sudah memiliki rencana induk kepemudaan yang sudah terbentuk bersamaan dengan adanya naskah akademis tersebut, tepatnya pada 2020 kemarin. “Tahun ini kami memulai programnya, tahun depan secara masif kegiatan dilaksanakan,” katanya.

Lebih lanjut, pemuda yang secara pemikiran dirasa lebih segar dan kolektif diharapkan mampu mempermudah apa saja yang telah dicanangkan pemerintah. “Dari sini kita harapkan tahun 2030 mendatang Bondowoso sudah bisa masuk menjadi kategori kabupaten layak pemuda,” harapnya.

Untuk arah SDM pemuda, sesuai dengan yang tercantum dalam naskah akademis juga merupakan prioritas yang sedang dijalankan secara berkelanjutan. “Kami lakukan pembinaan sekaligus memfasilitasi pelatihan hingga keluar kota,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/