Tidak hanya menerapkan protokol kesehatan dan meniadakan kunjungan selama masa pandemi Covid-19, Lapas Kelas II B Bondowoso sudah memberikan vaksinasi dosis satu hinga dua bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang memenuhi syarat. Di Lapas Bondowoso sendiri, ratusan WBP sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Lapas Kelas II B Bondowoso Sarwito kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (17/9). “Para WBP sudah mendapatkan vaksin dosis kedua tanggal 7 September lalu. Vaksin dosis kedua itu total ada 118 orang,” ujarnya.
Sedangkan dari data Lapas Bondowoso, pada vaksinasi dosis pertama, beberapa waktu lalu, ada 135 orang. “Karena di dosis kedua ada 118 orang, ada dari mereka yang sudah bebas kembali ke masyarakat,” ungkap Sarwito.
Kini total ada 257 tahanan dan napi yang berada di Lapas Bondowoso, dari kapasitas lapas 250 orang saja. Over kapasitas Lapas Bondowoso pun masih 3 persen saja. Data itu diambil dari Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) yang dipublikasikan secara daring per tanggal 17 September kemarin. “Para WBP yang belum mendapatkan vaksin masih menunggu datangnya vaksin gelombang berikutnya. Sembari memproses perekaman e-KTP dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bondowoso,” beber Sarwito.
Dia menambahkan, pihaknya sudah mengirim data WBP ke Dispendukcapil guna diverifikasi terlebih dahulu. “Para WBP yang sudah mendapatkan vaksin juga berhak menerima sertifikat vaksin. Dari 118 WBP yang sudah divaksin, hanya ada satu WBP perempuan saja,” jelasnya.
Masuknya program vaksinasi menyasar penghuni lapas disambut baik oleh WBP. Langkah ini adalah bukti bahwa pemerintah memberikan keadilan bagi seluruh warga Indonesia tanpa melihat status dan keberadaannya.
Jurnalis : Muchammad Ainul Budi
Fotografer : Muchammad Ainul Budi
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Safitri