Tes swab antigen ini sekaligus meminta keterangan oleh polisi, dan dilaksanakan di Mako Polres Bondowoso mulai Jumat (10/9) lalu. Menyusul adanya pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Sugiono ketika bernyanyi dangdut itu.
Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso dr Mohammad Imron menyampaikan, hingga saat ini pihaknya sudah melakukan tes swab terhadap 23 orang kontak erat. Berdasarkan hasil tes tersebut, menurut dr Imron, semuanya dinyatakan nonreaktif.
"Alhamdulillah, negatif semua. Yang di-rapid sejumlah 23 orang. Ya, itu yang kami periksa," ungkapnya ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen, Selasa (14/9) siang.
Disebutkan, total ada sekitar 36 kontak erat dalam kegiatan tersebut. Namun, pihaknya belum memastikan untuk pelaksanaan swab sisanya. "Kami hanya menangani pemeriksaannya. Jika nanti ada tambahan, maka akan kami lakukan lagi," beber Juru Bicara Satgas Covid-19 Bondowoso tersebut.
Pemeriksaan swab antigen dilakukan terhadap puluhan peserta dalam acara tersebut. Baik dari jajaran guru, staf, maupun orang yang berada di lokasi tersebut. Tapi, untuk menghindari terjadinya kerumunan saat pemeriksaan, pemanggilan dilakukan secara bertahap.
Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Safitri