alexametrics
21.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Satgas Covid-19 Bondowoso Akan Jemput Pasien Isoman ke Isoter Pusat

Isoter Akan Disatukan di RS Paru

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bondowoso bakal memindahkan pasien isolasi mandiri (isoman) ke lokasi isolasi terpusat (isoter) kabupaten. Hal itu diawali dengan Apel Gelar Pasukan di depan Makodim 0822, kemarin (18/8) pagi.

Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menerangkan, ini merupakan program memusatkan pasien isoman di fasilitas isoter. Kendati begitu, sebelum dilakukan penjemputan, pihaknya akan melakukan edukasi terlebih dahulu. Sebab, pemindahan pasien isoman dinilainya tak bisa dipaksa. “Bukan langsung penjemputan. Kami lakukan edukasi. Karena tak bisa dipaksa. Kalau dipaksa, secara psikis malah tambah runyam,” ujarnya.

Pihaknya mengaku, selama dua minggu ke depan akan melakukan monitoring evaluasi di kecamatan-kecamatan yang fasilitas isoternya sudah siap. Sementara ini, isoter di tingkat kabupaten akan memaksimalkan Klinik Paru di Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso. “Sehingga dalam dua minggu ini, sesuai perintah Menteri Luhut, harus sudah bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Di sisi lain, Komandan Kodim 0822 Letkol Kav Widi Hidayat menjelaskan bahwa kebijakan pelaksanaan isolasi terpusat ini didasari dari disiplin masyarakat yang melaksanakan isoman, namun tidak maksimal. Karenanya, penanganan Covid-19 tidak bisa lebih optimal. “Tapi, nanti dalam rangka pemindahan isoman ke isoter tetap dengan cara humanis,” ujarnya.

Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto menjelaskan, pemindahan ini semata-mata bertujuan untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Dengan begitu, dalam pemberian obat dan penanganan pasien isoman bisa maksimal. “Sehingga diharapkan pasien dapat segera disembuhkan. Jangan bosan dengan tugas ini, laksanakan dengan ikhlas,” tutupnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bondowoso bakal memindahkan pasien isolasi mandiri (isoman) ke lokasi isolasi terpusat (isoter) kabupaten. Hal itu diawali dengan Apel Gelar Pasukan di depan Makodim 0822, kemarin (18/8) pagi.

Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menerangkan, ini merupakan program memusatkan pasien isoman di fasilitas isoter. Kendati begitu, sebelum dilakukan penjemputan, pihaknya akan melakukan edukasi terlebih dahulu. Sebab, pemindahan pasien isoman dinilainya tak bisa dipaksa. “Bukan langsung penjemputan. Kami lakukan edukasi. Karena tak bisa dipaksa. Kalau dipaksa, secara psikis malah tambah runyam,” ujarnya.

Pihaknya mengaku, selama dua minggu ke depan akan melakukan monitoring evaluasi di kecamatan-kecamatan yang fasilitas isoternya sudah siap. Sementara ini, isoter di tingkat kabupaten akan memaksimalkan Klinik Paru di Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso. “Sehingga dalam dua minggu ini, sesuai perintah Menteri Luhut, harus sudah bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Di sisi lain, Komandan Kodim 0822 Letkol Kav Widi Hidayat menjelaskan bahwa kebijakan pelaksanaan isolasi terpusat ini didasari dari disiplin masyarakat yang melaksanakan isoman, namun tidak maksimal. Karenanya, penanganan Covid-19 tidak bisa lebih optimal. “Tapi, nanti dalam rangka pemindahan isoman ke isoter tetap dengan cara humanis,” ujarnya.

Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto menjelaskan, pemindahan ini semata-mata bertujuan untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Dengan begitu, dalam pemberian obat dan penanganan pasien isoman bisa maksimal. “Sehingga diharapkan pasien dapat segera disembuhkan. Jangan bosan dengan tugas ini, laksanakan dengan ikhlas,” tutupnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bondowoso bakal memindahkan pasien isolasi mandiri (isoman) ke lokasi isolasi terpusat (isoter) kabupaten. Hal itu diawali dengan Apel Gelar Pasukan di depan Makodim 0822, kemarin (18/8) pagi.

Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menerangkan, ini merupakan program memusatkan pasien isoman di fasilitas isoter. Kendati begitu, sebelum dilakukan penjemputan, pihaknya akan melakukan edukasi terlebih dahulu. Sebab, pemindahan pasien isoman dinilainya tak bisa dipaksa. “Bukan langsung penjemputan. Kami lakukan edukasi. Karena tak bisa dipaksa. Kalau dipaksa, secara psikis malah tambah runyam,” ujarnya.

Pihaknya mengaku, selama dua minggu ke depan akan melakukan monitoring evaluasi di kecamatan-kecamatan yang fasilitas isoternya sudah siap. Sementara ini, isoter di tingkat kabupaten akan memaksimalkan Klinik Paru di Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso. “Sehingga dalam dua minggu ini, sesuai perintah Menteri Luhut, harus sudah bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Di sisi lain, Komandan Kodim 0822 Letkol Kav Widi Hidayat menjelaskan bahwa kebijakan pelaksanaan isolasi terpusat ini didasari dari disiplin masyarakat yang melaksanakan isoman, namun tidak maksimal. Karenanya, penanganan Covid-19 tidak bisa lebih optimal. “Tapi, nanti dalam rangka pemindahan isoman ke isoter tetap dengan cara humanis,” ujarnya.

Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto menjelaskan, pemindahan ini semata-mata bertujuan untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Dengan begitu, dalam pemberian obat dan penanganan pasien isoman bisa maksimal. “Sehingga diharapkan pasien dapat segera disembuhkan. Jangan bosan dengan tugas ini, laksanakan dengan ikhlas,” tutupnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/