Meski demikian, hal tersebut ternyata bukan menjadi persoalan bagi Wildan, 31, seorang content creator di Bondowoso. Dia punya cara sendiri untuk menyemarakkan HUT ke-76 RI. Yakni mengajak warga secara serentak melakukan hormat bendera secara virtual. Kemudian, video itu digabungkan menjadi satu kesatuan, yang berisi ajakan untuk tetap menyemarakkan peringatan HUT RI.
Dijelaskannya, jauh sebelum 17 Agustus tiba, pihaknya menerjunkan tim ke warga di sekitar rumahnya di Desa/Kecamatan Curahdami untuk memberikan pemahaman bahwa pada 17 Agustus 2021 akan ada instruksi hormat bendera merah putih melalui pelantang suara dan sirene, tepat pukul 09.00. Persis ketika disiarkan dan sirene dibunyikan, maka serentak warga mengambil sikap hormat dan menghentikan segala aktivitas mereka. Wildan kemudian mengirim sejumlah kamerawan untuk mengambil gambar.
Wildan mengatakan, elemen masyarakat yang dilibatkan di antaranya petani, buruh, ulama, pengusaha, pejabat daerah hingga nasional. Bahkan orang-orang antarsuku, ras dan agama ikut berpartisipasi. Hasil video tersebut nanti digabungkan dengan video Presiden RI Joko Widodo, yang dia minta langsung ke pihak istana kepresidenan. "Videonya ada angkatan udara dari Natuna, marinir dari Papua, Wabup Bondowoso, dan sejumlah pejabat di Bondowoso. Ini sebagai hadiah HUT ke-76 RI," ungkapnya.
Menurutnya, meski di tengah pandemi Covid-19, content creator masih bisa menggelar upacara dan berkarya tanpa harus mengumpulkan banyak orang secara langsung. Sementara, untuk video dari luar daerah, pihaknya berkomunikasi dengan influencer untuk mengirimkan video sikap hormat. "Tak ingin momen bagus tersebut hilang begitu saja. Saya melibatkan tim yang memang sudah dibentuk jauh-jauh hari," jelasnya.
Sementara itu, peserta lain seperti dari anggota TNI, polisi, tokoh agama, dan pemuda, dia pandu melalui studio pribadinya. "Kami rekam masing-masing warga. Di samping melakukan direct video yang lain dari studio. Termasuk videonya Presiden Jokowi kami minta melalui protokoler istana negara," terangnya.
Video yang sudah terkumpul kemudian diedit menjadi satu video sinematografi berdurasi lima menit. Video inilah yang kemudian oleh Wildan akan dijadikan kado istimewa untuk Indonesia. Akan ditayangkan melalui saluran YouTube miliknya @Wildanz, pada pukul 19.00 tanpa dikomersialkan. "Kami ingin tetap ada kejutan untuk Indonesia. Akan tayangkan di channel Wildanz dan tak akan kami monetize," paparnya.
Gerakan hormat bendera virtual tersebut ingin menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 tak boleh mengendurkan semangat untuk menyemarakkan kemerdekaan. "Gotong royong yang ditunjukkan dalam video bisa dijadikan pelajaran. Upaya mencegah mata rantai penyebaran Covid-19 juga kebersamaan. Masyarakat harus saling rangkul," paparnya.
Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Safitri