alexametrics
29.2 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Turunnya Pasien Covid-19 di RSUD dr Koesnadi Bondowoso

Bongkar Satu Tenda Darurat

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tenda darurat yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 di RSUD dr Koesnadi dibongkar dan menyisakan satu tenda saja. Sebelumnya, total ada dua tenda yang terpasang. Pembongkaran satu tenda itu dibenarkan Yus Priatna, Direktur RSUD dr Koesnadi, kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (13/8).

“Benar, kami bongkar satu tenda dulu. Satunya lagi masih terpasang untuk cadangan apabila kasus aktif Covid-19 di Bondowoso melonjak lagi,” kata pria yang baru saja dilantik menjadi Pj Direktur RSUD ini.

Pembongkaran itu bukan tanpa alasan. Menurut dokter spesialis paru ini, karena angka keterisian tempat tidur alias bed occupancy rate (BOR) di RSUD menurun drastis. “BOR kami sekarang ini hanya 25 persen. Turun jauh. Padahal sebelumnya pernah diangka 80 sampai 90 persen,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski begitu, pihaknya tetap mengantisipasi apabila ada kenaikan kasus sewaktu-waktu. Bondowoso sendiri kini berstatus level 3 dalam PPKM darurat. Turun satu level, sebelumnya di level 4. “Instalasi rawat darurat kami tetap berjalan, juga instalasi rawat jalannya melayani pasien. Ketersediaan BOR untuk pasien Covid-19 pun masih cukup banyak di RSUD,” pungkas Yus.

Dalam data kondisi BOR Covid-19 Bondowoso per 12 Agustus, total tempat tidur yang tersedia di RSUD Koesnadi ada 117. Sementara, sekarang ini diisi oleh 39 pasien dari total keseluruhan ketersediaan BOR 156bed.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tenda darurat yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 di RSUD dr Koesnadi dibongkar dan menyisakan satu tenda saja. Sebelumnya, total ada dua tenda yang terpasang. Pembongkaran satu tenda itu dibenarkan Yus Priatna, Direktur RSUD dr Koesnadi, kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (13/8).

“Benar, kami bongkar satu tenda dulu. Satunya lagi masih terpasang untuk cadangan apabila kasus aktif Covid-19 di Bondowoso melonjak lagi,” kata pria yang baru saja dilantik menjadi Pj Direktur RSUD ini.

Pembongkaran itu bukan tanpa alasan. Menurut dokter spesialis paru ini, karena angka keterisian tempat tidur alias bed occupancy rate (BOR) di RSUD menurun drastis. “BOR kami sekarang ini hanya 25 persen. Turun jauh. Padahal sebelumnya pernah diangka 80 sampai 90 persen,” jelasnya.

Meski begitu, pihaknya tetap mengantisipasi apabila ada kenaikan kasus sewaktu-waktu. Bondowoso sendiri kini berstatus level 3 dalam PPKM darurat. Turun satu level, sebelumnya di level 4. “Instalasi rawat darurat kami tetap berjalan, juga instalasi rawat jalannya melayani pasien. Ketersediaan BOR untuk pasien Covid-19 pun masih cukup banyak di RSUD,” pungkas Yus.

Dalam data kondisi BOR Covid-19 Bondowoso per 12 Agustus, total tempat tidur yang tersedia di RSUD Koesnadi ada 117. Sementara, sekarang ini diisi oleh 39 pasien dari total keseluruhan ketersediaan BOR 156bed.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tenda darurat yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 di RSUD dr Koesnadi dibongkar dan menyisakan satu tenda saja. Sebelumnya, total ada dua tenda yang terpasang. Pembongkaran satu tenda itu dibenarkan Yus Priatna, Direktur RSUD dr Koesnadi, kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (13/8).

“Benar, kami bongkar satu tenda dulu. Satunya lagi masih terpasang untuk cadangan apabila kasus aktif Covid-19 di Bondowoso melonjak lagi,” kata pria yang baru saja dilantik menjadi Pj Direktur RSUD ini.

Pembongkaran itu bukan tanpa alasan. Menurut dokter spesialis paru ini, karena angka keterisian tempat tidur alias bed occupancy rate (BOR) di RSUD menurun drastis. “BOR kami sekarang ini hanya 25 persen. Turun jauh. Padahal sebelumnya pernah diangka 80 sampai 90 persen,” jelasnya.

Meski begitu, pihaknya tetap mengantisipasi apabila ada kenaikan kasus sewaktu-waktu. Bondowoso sendiri kini berstatus level 3 dalam PPKM darurat. Turun satu level, sebelumnya di level 4. “Instalasi rawat darurat kami tetap berjalan, juga instalasi rawat jalannya melayani pasien. Ketersediaan BOR untuk pasien Covid-19 pun masih cukup banyak di RSUD,” pungkas Yus.

Dalam data kondisi BOR Covid-19 Bondowoso per 12 Agustus, total tempat tidur yang tersedia di RSUD Koesnadi ada 117. Sementara, sekarang ini diisi oleh 39 pasien dari total keseluruhan ketersediaan BOR 156bed.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/