alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Warga Bondowoso Protes dengan Tambal Jembatan Ki Ronggo Pakai Semen

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.IDJembatan Ki Ronggo sempat menjadi spot foto bagi warga Bondowoso. Terlebih saat malam hari, dengan adanya cahaya lampu warna-warni. Namun kini, nasibnya tak seindah beberapa tahun silam. Padahal jembatan tersebut merupakan salah satu ikon daerah berjuluk Kota Tape ini.

Saat ini, kondisi jalan di atas jembatan itu sudah tak mulus lagi. Aspalnya pun banyak yang mengalami kerusakan. Menurut Suhartono, warga Desa Sekarputih, Tegalampel, dirinya hampir setiap hari melewati jembatan itu. Dia merasa miris dengan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki. Apalagi kalau malam tiba. Penerangan yang minim membuat pengendara bermotor terkena jebakan jalan berlubang.  “Jalannya rusak di berbagai sisi. Sangat membahayakan. Khususnya bagi pengendara roda dua seperti saya,” ujarnya.

Padahal, kata dia, jembatan itu merupakan salah satu ikon bangunan di Bondowoso yang seharusnya lebih diperhatikan oleh pemerintah daerah.  “Selain letaknya masih di sekitar kota, di sana juga ada tempat wisata kuliner,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Karena tak kunjung diperbaiki, warga akhirnya berinisiatif menambal jalan di atas jembatan itu menggunakan semen, Sabtu (14/8). Dananya berasal dari swadaya masyarakat. Mereka bersama-sama menambal beberapa sudut jalan yang berlubang.

Taufik Jamhur, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyebutkan, warga sekitar sudah tak sabar dengan janji-janji pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut. Maka dari itu, warga bergerak turun ke jalan untuk menambalnya dengan semen. “Jalan ini sering menimbulkan kecelakaan. Tiap hari pasti ada pengendara motor yang jatuh. Penyebabnya, badan jalan berlubang dan sangat parah,” ungkapnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.IDJembatan Ki Ronggo sempat menjadi spot foto bagi warga Bondowoso. Terlebih saat malam hari, dengan adanya cahaya lampu warna-warni. Namun kini, nasibnya tak seindah beberapa tahun silam. Padahal jembatan tersebut merupakan salah satu ikon daerah berjuluk Kota Tape ini.

Saat ini, kondisi jalan di atas jembatan itu sudah tak mulus lagi. Aspalnya pun banyak yang mengalami kerusakan. Menurut Suhartono, warga Desa Sekarputih, Tegalampel, dirinya hampir setiap hari melewati jembatan itu. Dia merasa miris dengan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki. Apalagi kalau malam tiba. Penerangan yang minim membuat pengendara bermotor terkena jebakan jalan berlubang.  “Jalannya rusak di berbagai sisi. Sangat membahayakan. Khususnya bagi pengendara roda dua seperti saya,” ujarnya.

Padahal, kata dia, jembatan itu merupakan salah satu ikon bangunan di Bondowoso yang seharusnya lebih diperhatikan oleh pemerintah daerah.  “Selain letaknya masih di sekitar kota, di sana juga ada tempat wisata kuliner,” imbuhnya.

Karena tak kunjung diperbaiki, warga akhirnya berinisiatif menambal jalan di atas jembatan itu menggunakan semen, Sabtu (14/8). Dananya berasal dari swadaya masyarakat. Mereka bersama-sama menambal beberapa sudut jalan yang berlubang.

Taufik Jamhur, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyebutkan, warga sekitar sudah tak sabar dengan janji-janji pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut. Maka dari itu, warga bergerak turun ke jalan untuk menambalnya dengan semen. “Jalan ini sering menimbulkan kecelakaan. Tiap hari pasti ada pengendara motor yang jatuh. Penyebabnya, badan jalan berlubang dan sangat parah,” ungkapnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.IDJembatan Ki Ronggo sempat menjadi spot foto bagi warga Bondowoso. Terlebih saat malam hari, dengan adanya cahaya lampu warna-warni. Namun kini, nasibnya tak seindah beberapa tahun silam. Padahal jembatan tersebut merupakan salah satu ikon daerah berjuluk Kota Tape ini.

Saat ini, kondisi jalan di atas jembatan itu sudah tak mulus lagi. Aspalnya pun banyak yang mengalami kerusakan. Menurut Suhartono, warga Desa Sekarputih, Tegalampel, dirinya hampir setiap hari melewati jembatan itu. Dia merasa miris dengan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki. Apalagi kalau malam tiba. Penerangan yang minim membuat pengendara bermotor terkena jebakan jalan berlubang.  “Jalannya rusak di berbagai sisi. Sangat membahayakan. Khususnya bagi pengendara roda dua seperti saya,” ujarnya.

Padahal, kata dia, jembatan itu merupakan salah satu ikon bangunan di Bondowoso yang seharusnya lebih diperhatikan oleh pemerintah daerah.  “Selain letaknya masih di sekitar kota, di sana juga ada tempat wisata kuliner,” imbuhnya.

Karena tak kunjung diperbaiki, warga akhirnya berinisiatif menambal jalan di atas jembatan itu menggunakan semen, Sabtu (14/8). Dananya berasal dari swadaya masyarakat. Mereka bersama-sama menambal beberapa sudut jalan yang berlubang.

Taufik Jamhur, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyebutkan, warga sekitar sudah tak sabar dengan janji-janji pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut. Maka dari itu, warga bergerak turun ke jalan untuk menambalnya dengan semen. “Jalan ini sering menimbulkan kecelakaan. Tiap hari pasti ada pengendara motor yang jatuh. Penyebabnya, badan jalan berlubang dan sangat parah,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/