radar jember - Skuad Inter Milan tengah Membangun Serangan dari Belakang dengan Baik sangat baik.
Salah satu mantan beknya, Hernanes menyoroti bagaimana Inter mampu membangun serangan mulai dari lini belakang (defense).
Baca Juga: Begini Fakta yang Terungkap Rumor AC Milan Kontak Robert Lewandowski ke Barcelona
Biasanya, ini berarti bek-bek seperti Bastoni sangat aktif menguasai bola dan membawa bola ke depan, bukan hanya bertahan.
Ini membuat lawan kesulitan karena serangan Inter dimulai lebih dalam, dan pertahanan lawan harus mengantisipasi pergerakan jauh ke depan.
Baca Juga: Pemain Senior Inter Milan Ini Tegaskan Rasa Cintanya kepada Nerazzurri, Sinyal Perpanjang Kontrak?
Pergerakan Bastoni yang Sulit Dijaga
Hernanes menjelaskan bahwa Bastoni melakukan pergerakan sangat dalam ke area sayap kiri lawan, padahal lawan sudah fokus menjaga Dimarco.
Baca Juga: Ucapan Bahagia Bek Timnas Belanda Ini, Usai Bawa Inter Milan Menang Telak di Liga Champions
Jadi lawan jadi bingung dan kesulitan mengantisipasi, karena Bastoni datang seperti "kereta api Sawung Galih". mengejutkan pertahanan lawan.
Fluiditas dan Kombinasi Antar Pemain
Menurut Hernanes, Inter bukan hanya sekali atau dua kali menunjukkan permainan yang mengalir dan kombinasi antar pemain yang mulus di seluruh lapangan.
Ini berarti pemain Inter saling mengerti pergerakan satu sama lain, cepat mengoper bola, dan membuat permainan menjadi dinamis dan sulit ditebak.
Pengalaman dan Pemain Muda
Inter punya keseimbangan antara pemain berpengalaman (seperti Lautaro Martinez) dan pemain muda yang berpotensi besar. Ini bikin tim kuat secara fisik, mental, dan teknis.
Kelemahan Terbatas
Hernanes juga menyebut Inter kebobolan 5 gol di Liga, tapi mayoritas dari situasi bola mati atau kesalahan kiper, bukan karena kelemahan besar dalam pertahanan tim.
Editor : M. Ainul Budi