Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rezha Repri Pratama, Wasit Arum Jeram Lisensi Nasional

S
Penulis: Safitri❯
TERBANG: Rezha berpose saat terbang mengitari daerah ketinggian di Skyland, Wuluhan, beberapa waktu lalu.
TERBANG: Rezha berpose saat terbang mengitari daerah ketinggian di Skyland, Wuluhan, beberapa waktu lalu.
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Semangat Rezha Repri Pratama, salah satu mantan atlet arum jeram asal Jember, masih cukup bergelora untuk aktif di dunia olahraga air. Rezha pun bisa dikatakan cukup kenyang pengalaman mengikuti beberapa kejuaraan arum jeram mulai dari level provinsi hingga nasional.

BACA JUGA : Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Jember Dituntut 19 Tahun, Denda Rp 1 Miliar

Pria 30 tahun itu menceritakan pengalaman karirnya bersama Federasi Arum Jeram Indonesia (FAJI) Jember. Bahkan dirinya pernah menyabet medali emas di Porprov Banyuwangi, beberapa tahun lalu.

Meski sudah mengantongi prestasi level provinsi, Rezha tak mau berpuas diri. Impiannya untuk dapat membela Jatim dalam event sekelas PON belum juga terwujud. Dari situlah, sebagai atlet, dirinya tak ingin karirnya mandek hanya gara-gara tak bisa menjadi kontingen Jatim.

Akhirnya, Rezha juga mencoba peruntungan di olahraga paralayang. Terlebih, dirinya sesekali mengikuti liga paralayang. “Saya juga suka olahraga udara, seperti paralayang,” bebernya.

Beberapa tahun berselang, Rezha kembali tak berpuas diri. Inisiatifnya untuk tetap menggeluti dunia olahraga air terus berjalan. Rezha pun mengikuti seleksi wasit FAJI pada kejuaraan PON. “Kalau sebagai atlet saya tidak lolos seleksi, minimal harus jadi wasit,” ungkapnya.

Impian itu akhirnya terwujud. Setelah ada informasi seleksi wasit arum jeram pada tahun 2016 silam. “Alhamdulillah, saya akhirnya lolos jadi wasit pada PON Jawa Barat, beberapa tahun lalu,” lanjutnya.

Setelah jadi wasit PON, Rezha terus menapaki karirnya di level nasional. Rezha sering diundang menjadi wasit pada setiap kejuaraan arum jeram. Bahkan, kini dirinya mempersiapkan diri untuk menjadi wasit pada perhelatan kejurnas. (c2/bud)

Advertisement
Advertisement
Editor : Safitri

Artikel Terkait

Menanti Nyali Gugus Tugas TPPO Jember: Menyelamatkan Korban di Tengah Keterbatasan Wilayah Dampingan

Menanti Nyali Gugus Tugas TPPO Jember: Menyelamatkan Korban di Tengah Keterbatasan Wilayah Dampingan

Dengan wilayah dampingan yang baru mencakup 13 dari total 226 desa di Jember, jangkauan dan kewenangannya sangat terbatas. Karena itu, sinergi lintas pihak menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.

Demonstrasi Tak Cukup, GP Ansor Jember Tantang Anak Muda Rebut Ruang Kekuasaan

Demonstrasi Tak Cukup, GP Ansor Jember Tantang Anak Muda Rebut Ruang Kekuasaan

Ketua Ansor Jember Izzul Ashlah menilai demokrasi tak cukup diperjuangkan lewat demonstrasi. Masyarakat sipil harus memperkuat konsolidasi agar mampu menentukan arah kekuasaan dan melawan dominasi oligarki.

Di Balik Nikmatnya Secangkir Kopi, Ada Tekanan Kerja yang Dihadapi Barista Asal Jember Ini

Di Balik Nikmatnya Secangkir Kopi, Ada Tekanan Kerja yang Dihadapi Barista Asal Jember Ini

Usaha café atau coffeshop kini mulai menjamur di Jember, terutama di daerah yang berdekatan dengan kawasan kampus. Terlihat banyak sekali gerai kopi yang buka di daerah sekitar kampus ataupun yang masih dekat dengan kawa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer