Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tanpa BBM Sehari, UIN KHAS Jember Uji Gaya Hidup Hemat Energi

M Adhi Surya
Penulis: M Adhi Surya❯
Tanpa BBM Sehari, UIN KHAS Jember Uji Gaya Hidup Hemat Energi
Tanpa BBM Sehari, UIN KHAS Jember Uji Gaya Hidup Hemat Energi

Advertisement

Radar Jember - Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar Gerakan Satu Hari Tanpa BBM pada Kamis (16/4) sejak pukul 06.00. 

Kegiatan diawali dengan jalan sehat dan bersepeda dari Gedung Pascasarjana baru di belakang Hotel 91 menuju kampus utama UIN KHAS Jember.

Rombongan dosen dan tenaga kependidikan dilepas langsung oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN KHAS Jember, Dr. H. Nawawi.

Nawawi mengatakan, gerakan tersebut merupakan bentuk kepedulian civitas akademika terhadap efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah isu krisis energi global. 

“Gerakan ini sebagai bukti nyata kepedulian civitas akademika UIN KHAS Jember dalam melakukan efisiensi BBM akibat krisis energi global karena terjadinya perang di Timur,” ujarnya.

Advertisement

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk membangun kesadaran baru di lingkungan kampus terkait efisiensi energi dan perubahan pola hidup.

Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Fawaizul Umam menilai Gerakan Satu Hari Tanpa BBM merupakan bagian dari pendidikan karakter ekologis di lingkungan perguruan tinggi. 

Menurutnya, kampus memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran kolektif terhadap isu lingkungan dan energi.

Fawaizul menyebut kegiatan ini juga menjadi sarana pembiasaan pola hidup sehat di lingkungan akademik. 

Aktivitas berjalan kaki dan bersepeda dinilai mampu menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental.

Advertisement

Artikel Terkait

Menanti Nyali Gugus Tugas TPPO Jember: Menyelamatkan Korban di Tengah Keterbatasan Wilayah Dampingan

Menanti Nyali Gugus Tugas TPPO Jember: Menyelamatkan Korban di Tengah Keterbatasan Wilayah Dampingan

Dengan wilayah dampingan yang baru mencakup 13 dari total 226 desa di Jember, jangkauan dan kewenangannya sangat terbatas. Karena itu, sinergi lintas pihak menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.

Demonstrasi Tak Cukup, GP Ansor Jember Tantang Anak Muda Rebut Ruang Kekuasaan

Demonstrasi Tak Cukup, GP Ansor Jember Tantang Anak Muda Rebut Ruang Kekuasaan

Ketua Ansor Jember Izzul Ashlah menilai demokrasi tak cukup diperjuangkan lewat demonstrasi. Masyarakat sipil harus memperkuat konsolidasi agar mampu menentukan arah kekuasaan dan melawan dominasi oligarki.

Di Balik Nikmatnya Secangkir Kopi, Ada Tekanan Kerja yang Dihadapi Barista Asal Jember Ini

Di Balik Nikmatnya Secangkir Kopi, Ada Tekanan Kerja yang Dihadapi Barista Asal Jember Ini

Usaha café atau coffeshop kini mulai menjamur di Jember, terutama di daerah yang berdekatan dengan kawasan kampus. Terlihat banyak sekali gerai kopi yang buka di daerah sekitar kampus ataupun yang masih dekat dengan kawa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer