Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bocah Asal Jember Alami Kecelakaan Kerja Parah

M Adhi Surya
Penulis: M Adhi Surya❯

Ilustrasi tangan pekerja kena mesin giling (M ADHI SURYA/META AI)
Ilustrasi tangan pekerja kena mesin giling (M ADHI SURYA/META AI)


Advertisement

Radar Jember — Seorang bocah laki-laki berinisial MY, 14 tahun, asal Jember, mengalami kecelakaan kerja serius yang menyebabkan kedua tangannya remuk dan nyaris putus setelah tersangkut dalam mesin pencacah sampah yang sedang beroperasi.

Insiden tragis terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) Desa Gelgel, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (30/5). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, kejadian memilukan ini terjadi saat korban tengah bekerja seperti biasa di fasilitas pengolahan sampah tersebut. 

Advertisement

Diduga, tangan korban secara tidak sengaja masuk ke dalam mesin pencacah aktif, yang langsung melukai kedua tangannya dengan sangat parah.

Setelah insiden terjadi, korban segera dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Klungkung oleh rekan kerja dan warga sekitar untuk mendapatkan pertolongan medis. 

Advertisement

Hingga berita ini ditulis, kondisi korban masih dalam perawatan intensif dan belum diketahui secara pasti bagaimana kelanjutan penanganan medis terhadap cedera yang dideritanya.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun otoritas terkait mengenai kronologi pasti kejadian tersebut. 

Pihak berwenang disebut masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan data di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab pasti insiden.

Sementara itu, Jawa Pos Radar Jember  telah mencoba menghubungi Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Jember, Suprihandoko, guna meminta konfirmasi dan klarifikasi mengenai status ketenagakerjaan korban yang masih di bawah umur. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.

Peristiwa ini kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja, khususnya yang melibatkan tenaga kerja anak di sektor informal. 

Diharapkan pihak berwenang segera mengambil langkah tegas guna menghindari terulangnya kejadian serupa, serta memberikan perlindungan lebih bagi anak-anak dari risiko kerja yang membahayakan keselamatan jiwa. 

Advertisement

Artikel Terkait

Baca Buku sampai Malam di Jember? Sekarang Dinas Perpustakaan Buka Lebih Lama!

Baca Buku sampai Malam di Jember? Sekarang Dinas Perpustakaan Buka Lebih Lama!

Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mengadakan Festival Literasi untuk Tahun 2024 dengan beragam aktivitas edukatif.  Festival ini berlangsung dari tanggal 3 Oktober hingga 4 November 20

Awas Kesetrum! Kabel PJU Putus Tertimpa Pohon Keleleran di Jalur Gumitir Jember

Awas Kesetrum! Kabel PJU Putus Tertimpa Pohon Keleleran di Jalur Gumitir Jember

Kabel PJU di jalur Gumitir putus tertimpa pohon tumbang hingga menyebabkan 25 lampu padam dan membahayakan warga karena membentang di tanah.

Waspada Bahaya! Bibir Jalan Nasional Gumitir Jember KM 37 Longsor Sepanjang 20 Meter

Waspada Bahaya! Bibir Jalan Nasional Gumitir Jember KM 37 Longsor Sepanjang 20 Meter

Bibir jalan nasional Gumitir KM 37 longsor sepanjang 20 meter akibat tergerus hujan deras, petugas BBPJN langsung melakukan penanganan penahanan sementara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer