Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baca Buku sampai Malam di Jember? Sekarang Dinas Perpustakaan Buka Lebih Lama!

R
Kepala Dispusip Kabupaten Jember, Rahman Anda menyampaikan sambutan dalam Festival Literasi Kabupaten Jember 2026 yang mengusung semangat “Jember Cinta Literasi, Jember Berprestasi”. (MOHAMMAD ROHMAN SETIAWAN).
Kepala Dispusip Kabupaten Jember, Rahman Anda menyampaikan sambutan dalam Festival Literasi Kabupaten Jember 2026 yang mengusung semangat “Jember Cinta Literasi, Jember Berprestasi”. (MOHAMMAD ROHMAN SETIAWAN).

Advertisement

RADAR JEMBER — Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mengadakan Festival Literasi untuk Tahun 2026 dengan beragam aktivitas edukatif. 

Festival ini berlangsung dari tanggal 3 Oktober hingga 4 November 2026 dan mencakup berbagai lomba serta pelatihan, termasuk lomba bercerita, resensi buku, lokakarya berbicara di depan publik, serta pelatihan membuat storyboard dan membacakan buku. 

Kegiatan ini melibatkan 305 peserta yang terdiri dari siswa SD, SMP, guru TK, PAUD, serta komunitas dan penggiat literasi di Kabupaten Jember.

Rangkaian acara dimulai dengan lomba bercerita pada tanggal 3 hingga 7 Oktober 2026 yang ditujukan untuk siswa dari tingkat SD dan MI. 

Advertisement

Setelah itu, lomba resensi buku diadakan dari tanggal 12 Oktober hingga 2 November 2026 dengan peserta dari tingkat SMP dan MTs. Kedua perlombaan ini diikuti oleh total 170 peserta. 

Selain itu, terdapat lokakarya berbicara di depan publik yang melibatkan 35 perwakilan siswa SMP dari seluruh Kabupaten Jember. 

Advertisement

Pelatihan lainnya adalah pembuatan storyboard untuk buku bergambar dan sesi membacakan buku yang diikuti oleh 100 guru TK dan PAUD.

Serangkaian kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca, tetapi juga untuk mendorong keberanian, kreativitas, dan kemampuan peserta dalam memahami serta menyampaikan informasi. 

"Ini konsisten dengan pemikiran narasumber dalam sambutannya yang menekankan bahwa literasi memiliki dampak yang lebih luas dalam kehidupan masyarakat," ucap Rahman Anda, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jember di sambutannya.

Sementara itu, dalam sambutan selanjutnya, Achmad Imam Fauzi, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember menjelaskan bahwa literasi sesungguhnya adalah sebuah gerakan budaya yang dapat menjadi katalis perubahan sosial. 

Ia berpendapat bahwa perubahan signifikan sering kali dimulai oleh sekelompok individu dengan ide-ide yang kemudian menyebar dan mengajak masyarakat untuk bergerak bersama.

“Literasi itu sejatinya adalah gerakan budaya,” ucapnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa pemahaman mengenai literasi tidak seharusnya terbatas pada aktivitas membaca buku saja. 

Advertisement

Artikel Terkait

Awas Kesetrum! Kabel PJU Putus Tertimpa Pohon Keleleran di Jalur Gumitir Jember

Awas Kesetrum! Kabel PJU Putus Tertimpa Pohon Keleleran di Jalur Gumitir Jember

Kabel PJU di jalur Gumitir putus tertimpa pohon tumbang hingga menyebabkan 25 lampu padam dan membahayakan warga karena membentang di tanah.

Waspada Bahaya! Bibir Jalan Nasional Gumitir Jember KM 37 Longsor Sepanjang 20 Meter

Waspada Bahaya! Bibir Jalan Nasional Gumitir Jember KM 37 Longsor Sepanjang 20 Meter

Bibir jalan nasional Gumitir KM 37 longsor sepanjang 20 meter akibat tergerus hujan deras, petugas BBPJN langsung melakukan penanganan penahanan sementara.

Arus Sungai Garahan Mengamuk! Fasilitas Wisata Hancur, Pengelola Rugi Rp100 Juta

Arus Sungai Garahan Mengamuk! Fasilitas Wisata Hancur, Pengelola Rugi Rp100 Juta

Wisata alam PPG Garahan di Silo Jember diterjang banjir hingga mengalami kerugian Rp100 juta, membuat wahana tubing ditutup sementara waktu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer