Radar Jember - Sejak digulirkannya program Bunga Desaku dan Guse Menyapa, alun-alun kecamatan dan balai desa yang biasanya lengang, bisa mendadak berubah jadi pusat perputaran ekonomi kerakyatan yang signifikan. Khususnya pelaku UMKM dan PKL.
“Alhamdulillah banyak yang beli, lebih besar malah daripada hari hari biasa," aku Fitria Ningsih, UMKM yang merapat saat Apel Sholawat, di Bunga Desaku Panti.
Dalam Bunga Desaku dan Guse Menyapa tersebut sejumlah pelayanan publik yang dihadirkan.
Dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Seperti layanan administrasi kependudukan (adminduk, cek kesehatan, pasar murah, dan beberapa lainnya.
Dalam setiap giat Bunga Desaku dan Guse Menyapa itu, Gus Fawait juga rajin menyerukan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, dalam membangun kemandirian ekonomi.
"Kami juga ingin pastikan UMKM Jember bergerak, dan pelayanan dasar terpenuhi. Jadi banyak sekali tujuan besar dan manfaat dari kedua program ini (Bunga Desaku dan Guse Menyapa, Red)," imbuh Gus Fawait. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh