Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Hubungannya MBG dengan Inflasi di Jember?

D
Penulis: Dwi Siswanto❯

KERINGAN: Siswa di Lumajang mulai terima menu keringan MBG selama Ramadan.(ADE APRYANIS/RAME)
KERINGAN: Siswa di Lumajang mulai terima menu keringan MBG selama Ramadan.(ADE APRYANIS/RAME)

JEMBER – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai berjalan di Kabupaten Jember diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan bahan pangan. Kondisi tersebut dikhawatirkan bisa memicu kenaikan harga jika pasokan tidak disiapkan sejak awal.


Advertisement

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto mengingatkan pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi lonjakan permintaan bahan makanan akibat program nasional tersebut.

Menurutnya, peningkatan kebutuhan bahan pangan harus diimbangi dengan kesiapan pasokan, terutama dari produksi lokal.

“Sejak ada MBG, demand-nya tinggi. Kalau suplai tidak disiapkan sejak sekarang, maka harga bisa ikut terus naik,” ujarnya.

Advertisement

Saat ini program MBG di Jember belum berjalan penuh. Dari rencana sekitar 270 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), baru sekitar 140 unit yang beroperasi.

Jika seluruh SPPG sudah aktif, kebutuhan bahan makanan seperti sayuran, buah-buahan, telur hingga daging diperkirakan akan meningkat cukup signifikan.

Advertisement

Karena itu, Widarto menyarankan pemerintah daerah mulai menyiapkan strategi untuk menjaga pasokan pangan, termasuk mendorong petani menanam komoditas yang dibutuhkan untuk program MBG.

“Pasokan pangan tidak boleh dianggap sepele. Kalau produksi lokal bisa memenuhi kebutuhan, maka inflasi bisa lebih terkendali dan tidak membebani masyarakat,” tegasnya. (kin/dwi)

Baca Juga: Polisi: Banyak Kecelakaan Terjadi Karena Pengendara Belok Mendadak, Motor Listrik Turut Ikut-Ikutan

Apa Itu Inflasi?

Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dalam suatu periode tertentu. Artinya, uang yang kita miliki nilainya menurun karena barang atau jasa menjadi lebih mahal dibanding sebelumnya.

  • Inflasi tinggi → uang berkurang daya belinya

  • Inflasi rendah atau stabil → daya beli relatif terjaga

Jenis Inflasi

  1. Inflasi Berdasarkan Penyebab

    • Inflasi Permintaan (Demand-Pull Inflation): Terjadi ketika permintaan barang/jasa melebihi pasokan. Contoh: saat program Makan Bergizi Gratis (MBG) meningkatkan permintaan cabai dan ayam, harga naik.

    • Inflasi Biaya (Cost-Push Inflation): Terjadi karena biaya produksi naik, misalnya harga pupuk atau listrik naik → harga cabai atau sayuran ikut naik.

  2. Inflasi Berdasarkan Tingkat Kenaikan


Bagaimana Inflasi Diukur?

Inflasi biasanya diukur dengan Indeks Harga Konsumen (IHK), yaitu perbandingan harga barang dan jasa tertentu dari waktu ke waktu.

Contoh:

  • Januari: cabai Rp 20.000/kg

  • Februari: cabai Rp 22.000/kg → naik 10%
    Kalau rata-rata harga beberapa komoditas ikut naik, itu akan tercatat sebagai inflasi bulan itu.

Baca Juga: Lho KOK BISA, Tronton Muatan Teh Nyemplung Jurang di Jalur Gumitir, Sejarah Gumitir yang Dikenal Jalan Berkelok Banyuwangi - Jember

Dampak Inflasi

Positif:

  • Bisa memacu ekonomi jika inflasi terkendali (mendorong produksi dan konsumsi).

Negatif:

  • Menurunkan daya beli masyarakat → uang lebih cepat habis.

  • Bisa membuat biaya hidup semakin tinggi → terutama untuk kebutuhan pokok (beras, minyak, sayur, daging).

  • Menyulitkan perencanaan bisnis dan tabungan jika inflasi tidak stabil.


Inflasi dan Kebijakan Pemerintah

Pemerintah biasanya menekan inflasi dengan:

  • Menjaga pasokan barang pokok → supaya harga tidak naik drastis.

  • Kebijakan moneter → Bank Indonesia menaikkan atau menurunkan suku bunga.

  • Subsidi atau bantuan sosial → untuk meringankan beban masyarakat.

Advertisement
Editor : Dwi Siswanto

Artikel Terkait

Baca Buku sampai Malam di Jember? Sekarang Dinas Perpustakaan Buka Lebih Lama!

Baca Buku sampai Malam di Jember? Sekarang Dinas Perpustakaan Buka Lebih Lama!

Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mengadakan Festival Literasi untuk Tahun 2024 dengan beragam aktivitas edukatif.  Festival ini berlangsung dari tanggal 3 Oktober hingga 4 November 20

Awas Kesetrum! Kabel PJU Putus Tertimpa Pohon Keleleran di Jalur Gumitir Jember

Awas Kesetrum! Kabel PJU Putus Tertimpa Pohon Keleleran di Jalur Gumitir Jember

Kabel PJU di jalur Gumitir putus tertimpa pohon tumbang hingga menyebabkan 25 lampu padam dan membahayakan warga karena membentang di tanah.

Waspada Bahaya! Bibir Jalan Nasional Gumitir Jember KM 37 Longsor Sepanjang 20 Meter

Waspada Bahaya! Bibir Jalan Nasional Gumitir Jember KM 37 Longsor Sepanjang 20 Meter

Bibir jalan nasional Gumitir KM 37 longsor sepanjang 20 meter akibat tergerus hujan deras, petugas BBPJN langsung melakukan penanganan penahanan sementara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer