Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta Unik Camilan Khas Jember Suwar-suwir, Bukan Dodol?

M. Ainul Budi
Penulis: M. Ainul Budi❯
Ilustrasi Suwar-Suwir (DOK Radar Jember)
Ilustrasi Suwar-Suwir (DOK Radar Jember)

radar jember - Jika Yogyakarta punya Bakpia dan Bogor punya Lapis Talas, maka Jember punya Suwar-suwir.


Advertisement

Kudapan ini bukan sekadar oleh-oleh, melainkan simbol kreativitas masyarakat Jember dalam mengolah hasil bumi lokal menjadi sesuatu yang legendaris.

1. Bukan Dodol, Bukan Tape Biasa

Sekilas, Suwar-suwir memang mirip dengan dodol atau jenang karena bentuknya yang kotak memanjang. Namun, jangan terkecoh! Perbedaan utamanya terletak pada bahan baku dan teksturnya:

Advertisement

Bahan Dasar: Jika dodol menggunakan ketan, Suwar-suwir murni menggunakan Tape Singkong yang difermentasi sempurna.

Tekstur: Suwar-suwir cenderung lebih padat, sedikit keras saat digigit namun langsung lumer dan berserat di dalam mulut. Sensasi "suwir-suwir" (tercabik-cabik) inilah yang konon menjadi asal-usul namanya.

2. Rahasia Rasa: Perpaduan Manis dan Legit

Advertisement

Keunikan Suwar-suwir terletak pada keseimbangan rasanya. Karena berbahan dasar tape, ada jejak rasa asam segar yang tersembunyi di balik rasa manis gula.

Proses pengolahannya pun tidak sembarangan—adonan tape, gula, dan sedikit santan diaduk berjam-jam di atas tungku hingga mengeras secara alami tanpa bahan pengawet berlebih.

3. Evolusi Warna-Warni: Dari Cokelat ke Pelangi

Dahulu, Suwar-suwir hanya identik dengan rasa cokelat atau sirsak dengan warna yang cenderung gelap. Namun, mengikuti perkembangan zaman, kini Suwar-suwir tampil lebih modis:

Rasa Klasik: Sirsak (favorit sepanjang masa), Cokelat, dan Vanila.

Rasa Modern: Durian, Nangka, Strawberry, hingga Green Tea.

Tampilan: Potongan kotak kecil dengan bungkus kertas warna-warni menjadikannya tampak ceria di meja tamu, terutama saat hari raya.

Advertisement

Artikel Terkait

Baca Buku sampai Malam di Jember? Sekarang Dinas Perpustakaan Buka Lebih Lama!

Baca Buku sampai Malam di Jember? Sekarang Dinas Perpustakaan Buka Lebih Lama!

Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mengadakan Festival Literasi untuk Tahun 2024 dengan beragam aktivitas edukatif.  Festival ini berlangsung dari tanggal 3 Oktober hingga 4 November 20

Awas Kesetrum! Kabel PJU Putus Tertimpa Pohon Keleleran di Jalur Gumitir Jember

Awas Kesetrum! Kabel PJU Putus Tertimpa Pohon Keleleran di Jalur Gumitir Jember

Kabel PJU di jalur Gumitir putus tertimpa pohon tumbang hingga menyebabkan 25 lampu padam dan membahayakan warga karena membentang di tanah.

Waspada Bahaya! Bibir Jalan Nasional Gumitir Jember KM 37 Longsor Sepanjang 20 Meter

Waspada Bahaya! Bibir Jalan Nasional Gumitir Jember KM 37 Longsor Sepanjang 20 Meter

Bibir jalan nasional Gumitir KM 37 longsor sepanjang 20 meter akibat tergerus hujan deras, petugas BBPJN langsung melakukan penanganan penahanan sementara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer