alexametrics
23.4 C
Jember
Friday, 12 August 2022

Jejak Ekspansi Mataram Lama

Jember menjadi salah satu daerah yang tercatat dalam sejarah era kerajaan. Hal itu dikuatkan dengan berbagai temuan situs, prasasti, candi, arca, hingga batu bersejarah. Semuanya tersebar hampir di seluruh sudut-sudut Kota Tembakau. Termasuk di antaranya yang telah diamankan dan dipajang di wilayah Jatian Perhutani, Dusun Kaliputih, Desa/Kecamatan Rambipuji, yakni Prasasti Batu Gong.

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Prasasti ini berada di Jalan Kencong–Lumajang, kurang lebih 100 meter ke arah selatan dari persimpangan Kaliputih. Di sana, pengunjung bisa menyaksikan prasasti berupa batu berukuran raksasa.

Sepintas bentuknya mirip gong, salah satu jenis alat musik tradisional. Sebab, di salah satu sisinya terdapat benjolan berbentuk bulat melingkar. Batu ini diletakkan di sebuah bangunan mini dan tanpa pembatas. Sehingga pengunjung dapat dengan mudah melihat bahkan menyentuhnya.

Menurut informasi yang beredar di masyarakat, batu gong itu awalnya berada di atas bukit atau gumuk di Jatian Perhutani, Rambipuji. Pada sekitar 1966, organisasi massa dari KAMMI/KAPPI Jember beramai-ramai melengserkan prasasti dari atas bukit ke bawah bukit. Namun demikian, siapa yang membuat dan meletakkan batu itu masih menjadi pertanyaan besar.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Prasasti ini berada di Jalan Kencong–Lumajang, kurang lebih 100 meter ke arah selatan dari persimpangan Kaliputih. Di sana, pengunjung bisa menyaksikan prasasti berupa batu berukuran raksasa.

Sepintas bentuknya mirip gong, salah satu jenis alat musik tradisional. Sebab, di salah satu sisinya terdapat benjolan berbentuk bulat melingkar. Batu ini diletakkan di sebuah bangunan mini dan tanpa pembatas. Sehingga pengunjung dapat dengan mudah melihat bahkan menyentuhnya.

Menurut informasi yang beredar di masyarakat, batu gong itu awalnya berada di atas bukit atau gumuk di Jatian Perhutani, Rambipuji. Pada sekitar 1966, organisasi massa dari KAMMI/KAPPI Jember beramai-ramai melengserkan prasasti dari atas bukit ke bawah bukit. Namun demikian, siapa yang membuat dan meletakkan batu itu masih menjadi pertanyaan besar.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Prasasti ini berada di Jalan Kencong–Lumajang, kurang lebih 100 meter ke arah selatan dari persimpangan Kaliputih. Di sana, pengunjung bisa menyaksikan prasasti berupa batu berukuran raksasa.

Sepintas bentuknya mirip gong, salah satu jenis alat musik tradisional. Sebab, di salah satu sisinya terdapat benjolan berbentuk bulat melingkar. Batu ini diletakkan di sebuah bangunan mini dan tanpa pembatas. Sehingga pengunjung dapat dengan mudah melihat bahkan menyentuhnya.

Menurut informasi yang beredar di masyarakat, batu gong itu awalnya berada di atas bukit atau gumuk di Jatian Perhutani, Rambipuji. Pada sekitar 1966, organisasi massa dari KAMMI/KAPPI Jember beramai-ramai melengserkan prasasti dari atas bukit ke bawah bukit. Namun demikian, siapa yang membuat dan meletakkan batu itu masih menjadi pertanyaan besar.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/