alexametrics
27.8 C
Jember
Tuesday, 24 May 2022

Maling Sapi di Lumajang Terekam CCTV

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Manfaat CCTV kali ini benar-benar terasa. Sebab, sekawanan maling yang menggondol dua ekor sapi milik warga Desa Duren, Kecamatan Klakah, terekam dengan jelas. Bahkan, melalui alat perekam tersebut terlihat peran masing-masing maling dalam melakukan aksinya.

Kejadian itu diketahui pemilik setelah salat Subuh. Korban saat itu berencana memberi pakan sapi. Tetapi, sesampainya di kandang yang terletak di belakang rumahnya, didapati kandangnya kosong. Sontak, dia kebingungan dan langsung melaporkan kejadian tersebut. Sebab, sapi itu merupakan satu-satunya barang berharga yang dia miliki.

Jainul menceritakan, setelah melaporkan pada pemerintah desa, pihak desa mengecek beberapa CCTV yang sudah terpasang di beberapa titik strategis. Benar saja, aksi pencurian itu terekam. Pelakunya berjumlah lima orang. Satu orang bagian menuntun sapi, sedangkan empat temannya mengamankan jalan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Saya tahunya ketika mau masuk kandang kok tidak ada suara sama sekali. Saya cek, ternyata sapi saya sudah tidak ada. Hilang. Lalu, saya lapor dan minta lihat CCTV, ternyata ada yang nyuri. Semoga sapi saya bisa kembali dan malingnya tertangkap. Karena ini harta yang saya miliki saat ini,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Klakah Iptu Khoirin Hariyanto mengatakan, aksi itu terdeteksi oleh alat perekam milik desa. Sekawanan maling itu terpantau dari CCTV yang berjarak kurang lebih lima kilometer dari rumahnya. Sekarang kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk menangkap semua pelaku.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Manfaat CCTV kali ini benar-benar terasa. Sebab, sekawanan maling yang menggondol dua ekor sapi milik warga Desa Duren, Kecamatan Klakah, terekam dengan jelas. Bahkan, melalui alat perekam tersebut terlihat peran masing-masing maling dalam melakukan aksinya.

Kejadian itu diketahui pemilik setelah salat Subuh. Korban saat itu berencana memberi pakan sapi. Tetapi, sesampainya di kandang yang terletak di belakang rumahnya, didapati kandangnya kosong. Sontak, dia kebingungan dan langsung melaporkan kejadian tersebut. Sebab, sapi itu merupakan satu-satunya barang berharga yang dia miliki.

Jainul menceritakan, setelah melaporkan pada pemerintah desa, pihak desa mengecek beberapa CCTV yang sudah terpasang di beberapa titik strategis. Benar saja, aksi pencurian itu terekam. Pelakunya berjumlah lima orang. Satu orang bagian menuntun sapi, sedangkan empat temannya mengamankan jalan.

“Saya tahunya ketika mau masuk kandang kok tidak ada suara sama sekali. Saya cek, ternyata sapi saya sudah tidak ada. Hilang. Lalu, saya lapor dan minta lihat CCTV, ternyata ada yang nyuri. Semoga sapi saya bisa kembali dan malingnya tertangkap. Karena ini harta yang saya miliki saat ini,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Klakah Iptu Khoirin Hariyanto mengatakan, aksi itu terdeteksi oleh alat perekam milik desa. Sekawanan maling itu terpantau dari CCTV yang berjarak kurang lebih lima kilometer dari rumahnya. Sekarang kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk menangkap semua pelaku.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Manfaat CCTV kali ini benar-benar terasa. Sebab, sekawanan maling yang menggondol dua ekor sapi milik warga Desa Duren, Kecamatan Klakah, terekam dengan jelas. Bahkan, melalui alat perekam tersebut terlihat peran masing-masing maling dalam melakukan aksinya.

Kejadian itu diketahui pemilik setelah salat Subuh. Korban saat itu berencana memberi pakan sapi. Tetapi, sesampainya di kandang yang terletak di belakang rumahnya, didapati kandangnya kosong. Sontak, dia kebingungan dan langsung melaporkan kejadian tersebut. Sebab, sapi itu merupakan satu-satunya barang berharga yang dia miliki.

Jainul menceritakan, setelah melaporkan pada pemerintah desa, pihak desa mengecek beberapa CCTV yang sudah terpasang di beberapa titik strategis. Benar saja, aksi pencurian itu terekam. Pelakunya berjumlah lima orang. Satu orang bagian menuntun sapi, sedangkan empat temannya mengamankan jalan.

“Saya tahunya ketika mau masuk kandang kok tidak ada suara sama sekali. Saya cek, ternyata sapi saya sudah tidak ada. Hilang. Lalu, saya lapor dan minta lihat CCTV, ternyata ada yang nyuri. Semoga sapi saya bisa kembali dan malingnya tertangkap. Karena ini harta yang saya miliki saat ini,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Klakah Iptu Khoirin Hariyanto mengatakan, aksi itu terdeteksi oleh alat perekam milik desa. Sekawanan maling itu terpantau dari CCTV yang berjarak kurang lebih lima kilometer dari rumahnya. Sekarang kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk menangkap semua pelaku.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/