alexametrics
23.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Antisipasi Genangan Banjir, Warga Amankan Hewan Ternak

Dijaga Ketat dan Disuntik Vitamin

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banjir genangan di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, menyebabkan masyarakat khawatir. Selain mengamankan barang berharga, mereka juga mengamankan hewan ternak milik mereka. Hal itu sebagai langkah antisipasi saat genangan banjir mulai meningkat. Oleh sebab itu, puluhan hewan ternak diungsikan ke tempat aman.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sebanyak 31 ekor sapi dan 6 ekor kambing diamankan. Meski demikian, pelayanan kesehatan hewan tetap diberikan. Sementara itu, pengamanan hewan ternak juga dilakukan pemilik ternak, satuan tugas keamanan desa, dan kecamatan.

“Ya, kami takut dan khawatir jika airnya naik dan banjir, kami kepikiran. Jadi, dibawa ke dataran lebih tinggi dan tempat aman. Untuk keamanan, kami berjaga bersama-sama,” ujar Mistanu, salah satu warga dan pemilik hewan ternak.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal itu senada dengan ungkapan Kepala Desa Kutorenon Faisal Rizal. Dia menegaskan, pengamanan barang berharga dan ternak tetap dilakukan. Pihaknya bersama warga, satgas keamanan desa, dan kecamatan ikut menjaga agar kondisi desa tetap aman dan kondusif.

Kapolsek Sukodono AKP Edi Santoso juga akan melakukan patroli sebagai langkah pengamanan dari kepolisian. “Kami patroli. Sasaran sudah tahu dan kami datangi. Kami imbau agar bergantian menjaga. Ini sifatnya tidak permanen. Karena, kalau banjir sudah surut, hewan ternak bisa dibawa kembali ke kandang masing-masing,” tuturnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banjir genangan di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, menyebabkan masyarakat khawatir. Selain mengamankan barang berharga, mereka juga mengamankan hewan ternak milik mereka. Hal itu sebagai langkah antisipasi saat genangan banjir mulai meningkat. Oleh sebab itu, puluhan hewan ternak diungsikan ke tempat aman.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sebanyak 31 ekor sapi dan 6 ekor kambing diamankan. Meski demikian, pelayanan kesehatan hewan tetap diberikan. Sementara itu, pengamanan hewan ternak juga dilakukan pemilik ternak, satuan tugas keamanan desa, dan kecamatan.

“Ya, kami takut dan khawatir jika airnya naik dan banjir, kami kepikiran. Jadi, dibawa ke dataran lebih tinggi dan tempat aman. Untuk keamanan, kami berjaga bersama-sama,” ujar Mistanu, salah satu warga dan pemilik hewan ternak.

Hal itu senada dengan ungkapan Kepala Desa Kutorenon Faisal Rizal. Dia menegaskan, pengamanan barang berharga dan ternak tetap dilakukan. Pihaknya bersama warga, satgas keamanan desa, dan kecamatan ikut menjaga agar kondisi desa tetap aman dan kondusif.

Kapolsek Sukodono AKP Edi Santoso juga akan melakukan patroli sebagai langkah pengamanan dari kepolisian. “Kami patroli. Sasaran sudah tahu dan kami datangi. Kami imbau agar bergantian menjaga. Ini sifatnya tidak permanen. Karena, kalau banjir sudah surut, hewan ternak bisa dibawa kembali ke kandang masing-masing,” tuturnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banjir genangan di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, menyebabkan masyarakat khawatir. Selain mengamankan barang berharga, mereka juga mengamankan hewan ternak milik mereka. Hal itu sebagai langkah antisipasi saat genangan banjir mulai meningkat. Oleh sebab itu, puluhan hewan ternak diungsikan ke tempat aman.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sebanyak 31 ekor sapi dan 6 ekor kambing diamankan. Meski demikian, pelayanan kesehatan hewan tetap diberikan. Sementara itu, pengamanan hewan ternak juga dilakukan pemilik ternak, satuan tugas keamanan desa, dan kecamatan.

“Ya, kami takut dan khawatir jika airnya naik dan banjir, kami kepikiran. Jadi, dibawa ke dataran lebih tinggi dan tempat aman. Untuk keamanan, kami berjaga bersama-sama,” ujar Mistanu, salah satu warga dan pemilik hewan ternak.

Hal itu senada dengan ungkapan Kepala Desa Kutorenon Faisal Rizal. Dia menegaskan, pengamanan barang berharga dan ternak tetap dilakukan. Pihaknya bersama warga, satgas keamanan desa, dan kecamatan ikut menjaga agar kondisi desa tetap aman dan kondusif.

Kapolsek Sukodono AKP Edi Santoso juga akan melakukan patroli sebagai langkah pengamanan dari kepolisian. “Kami patroli. Sasaran sudah tahu dan kami datangi. Kami imbau agar bergantian menjaga. Ini sifatnya tidak permanen. Karena, kalau banjir sudah surut, hewan ternak bisa dibawa kembali ke kandang masing-masing,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/