alexametrics
27.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Polije Kenalkan Teknologi Probiotik Yeast untuk Ternak Sapi

Melalui Pengabdian Masyarat di Kelompok Ternak Limusin Jagir

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peternak biasanya hanya memberikan pakan tanpa mempertimbangkan kebutuhan ternak. Di sisi lain, mereka menginginkan agar pertumbuhan ternaknya cepat dan waktu pemeliharaannya singkat. Padahal, kebutuhan asupan pakan yang tidak terpenuhi pada ternak secara kualitas dan kuantitas akan berakibat pada produktivitas yang rendah.

Hal inilah yang mendorong dosen dari Jurusan Peternakan Politeknik Negeri Jember (Polije) untuk melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelompok Ternak Limusin Jagir di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa. Kelompok ini memiliki kegiatan pemeliharan ternak sapi. Dengan jumlah anggota sekitar 16 orang, peternak yang tergabung dalam kelompok ini memiliki sapi antara satu sampai tiga ekor. Dan mereka hanya mengandalkan pakan seadanya untuk diberikan ke sapi-sapinya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ada tiga dosen Polije yang terjun langsung dalam program PKM tersebut. Mereka adalah Dr. Ir. Dadik Pantaya, MSi., IPU, sebagai ketua program, serta dua dosen lain yang menjadi anggota. Yakni Agus Hadi Praytino, SPt., MSc. dan Ir. Budi Prasetyo, S.Pt., MP., IPM. Program PKM ini dilaksanakan untuk mengenalkan penggunaan teknologi probiotik yeast pada pemeliharaan sapi.

Teknologi probiotik sebagai salah satu teknologi dalam usaha peternakan yang memanfaatkan mikroorganisme. Dengan cara memperbaiki keseimbangan mikroorganisme alami yang ada di saluran pencernaan ternak. Pada program PKM ini para peternak diberikan penyuluhan dan pelatihan tentang teknologi probiotik yeast, yang sebelumnya dilakukan kegiatan sosialisasi terlebih dahulu dengan acara rencana kegiatan Progam PKM di kelompok.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peternak biasanya hanya memberikan pakan tanpa mempertimbangkan kebutuhan ternak. Di sisi lain, mereka menginginkan agar pertumbuhan ternaknya cepat dan waktu pemeliharaannya singkat. Padahal, kebutuhan asupan pakan yang tidak terpenuhi pada ternak secara kualitas dan kuantitas akan berakibat pada produktivitas yang rendah.

Hal inilah yang mendorong dosen dari Jurusan Peternakan Politeknik Negeri Jember (Polije) untuk melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelompok Ternak Limusin Jagir di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa. Kelompok ini memiliki kegiatan pemeliharan ternak sapi. Dengan jumlah anggota sekitar 16 orang, peternak yang tergabung dalam kelompok ini memiliki sapi antara satu sampai tiga ekor. Dan mereka hanya mengandalkan pakan seadanya untuk diberikan ke sapi-sapinya.

Ada tiga dosen Polije yang terjun langsung dalam program PKM tersebut. Mereka adalah Dr. Ir. Dadik Pantaya, MSi., IPU, sebagai ketua program, serta dua dosen lain yang menjadi anggota. Yakni Agus Hadi Praytino, SPt., MSc. dan Ir. Budi Prasetyo, S.Pt., MP., IPM. Program PKM ini dilaksanakan untuk mengenalkan penggunaan teknologi probiotik yeast pada pemeliharaan sapi.

Teknologi probiotik sebagai salah satu teknologi dalam usaha peternakan yang memanfaatkan mikroorganisme. Dengan cara memperbaiki keseimbangan mikroorganisme alami yang ada di saluran pencernaan ternak. Pada program PKM ini para peternak diberikan penyuluhan dan pelatihan tentang teknologi probiotik yeast, yang sebelumnya dilakukan kegiatan sosialisasi terlebih dahulu dengan acara rencana kegiatan Progam PKM di kelompok.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peternak biasanya hanya memberikan pakan tanpa mempertimbangkan kebutuhan ternak. Di sisi lain, mereka menginginkan agar pertumbuhan ternaknya cepat dan waktu pemeliharaannya singkat. Padahal, kebutuhan asupan pakan yang tidak terpenuhi pada ternak secara kualitas dan kuantitas akan berakibat pada produktivitas yang rendah.

Hal inilah yang mendorong dosen dari Jurusan Peternakan Politeknik Negeri Jember (Polije) untuk melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelompok Ternak Limusin Jagir di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa. Kelompok ini memiliki kegiatan pemeliharan ternak sapi. Dengan jumlah anggota sekitar 16 orang, peternak yang tergabung dalam kelompok ini memiliki sapi antara satu sampai tiga ekor. Dan mereka hanya mengandalkan pakan seadanya untuk diberikan ke sapi-sapinya.

Ada tiga dosen Polije yang terjun langsung dalam program PKM tersebut. Mereka adalah Dr. Ir. Dadik Pantaya, MSi., IPU, sebagai ketua program, serta dua dosen lain yang menjadi anggota. Yakni Agus Hadi Praytino, SPt., MSc. dan Ir. Budi Prasetyo, S.Pt., MP., IPM. Program PKM ini dilaksanakan untuk mengenalkan penggunaan teknologi probiotik yeast pada pemeliharaan sapi.

Teknologi probiotik sebagai salah satu teknologi dalam usaha peternakan yang memanfaatkan mikroorganisme. Dengan cara memperbaiki keseimbangan mikroorganisme alami yang ada di saluran pencernaan ternak. Pada program PKM ini para peternak diberikan penyuluhan dan pelatihan tentang teknologi probiotik yeast, yang sebelumnya dilakukan kegiatan sosialisasi terlebih dahulu dengan acara rencana kegiatan Progam PKM di kelompok.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/