alexametrics
23.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Menanti Wajah Baru Jeglongan Sewu

Perbaikan 'Jeglongan Sewu' Ojo Keburu

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banyaknya jalan rusak hingga dijuluki ‘jeglongan sewu’ di berbagai titik, terus mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Jember. Program perbaikan juga mulai dilakukan, dengan target 1.080 kilometer yang dilaksanakan secara bertahap.

Namun di lapangan, ditemukan ada sejumlah titik perbaikan yang dinilai asal-asalan dalam pengerjaannya. Salah satunya di ruas jalan Desa Tembokrejo Kecamatan Gumukmas yang sempat dikeluhkan perbaikannya oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, saat melakukan kunjungan, Jumat (3/9) lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Rahman Anda menjelaskan, sejauh ini, progres pengerjaan perbaikan itu secara menyeluruh mencapai 10 persen, dari 1.080 kilometer yang ditargetkan. “Saat ini masih menyelesaikan proses tender, kemudian kontrak dengan perusahaan-perusahaan. Mungkin pertengahan September sudah mulai pelaksanaannya,” ujar Rahman, kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, dalam perbaikan itu, bakal digarap oleh sekitar 319 kontraktor yang berasal dari Jember dan luar Jember. Mengenai perbaikan dan target penyelesaiannya, dia hanya berharap semua selesai sesuai perencanaan. “Untuk target penyelesaian, kita tunggu sampai akhir tahun nanti,” imbuhnya.

Koordinator Perawatan Jalan Nasional Wilayah Jember Lumajang Sulaiman menjelaskan, perbaikan atau pengaspalan jalan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah kualitas pemilihan material dan pengerjaan. “Perbaikan jalan bukan semata-mata selesai cepat. Untuk apa selesai cepat, tapi kerusakannya juga cepat,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banyaknya jalan rusak hingga dijuluki ‘jeglongan sewu’ di berbagai titik, terus mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Jember. Program perbaikan juga mulai dilakukan, dengan target 1.080 kilometer yang dilaksanakan secara bertahap.

Namun di lapangan, ditemukan ada sejumlah titik perbaikan yang dinilai asal-asalan dalam pengerjaannya. Salah satunya di ruas jalan Desa Tembokrejo Kecamatan Gumukmas yang sempat dikeluhkan perbaikannya oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, saat melakukan kunjungan, Jumat (3/9) lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Rahman Anda menjelaskan, sejauh ini, progres pengerjaan perbaikan itu secara menyeluruh mencapai 10 persen, dari 1.080 kilometer yang ditargetkan. “Saat ini masih menyelesaikan proses tender, kemudian kontrak dengan perusahaan-perusahaan. Mungkin pertengahan September sudah mulai pelaksanaannya,” ujar Rahman, kemarin.

Menurutnya, dalam perbaikan itu, bakal digarap oleh sekitar 319 kontraktor yang berasal dari Jember dan luar Jember. Mengenai perbaikan dan target penyelesaiannya, dia hanya berharap semua selesai sesuai perencanaan. “Untuk target penyelesaian, kita tunggu sampai akhir tahun nanti,” imbuhnya.

Koordinator Perawatan Jalan Nasional Wilayah Jember Lumajang Sulaiman menjelaskan, perbaikan atau pengaspalan jalan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah kualitas pemilihan material dan pengerjaan. “Perbaikan jalan bukan semata-mata selesai cepat. Untuk apa selesai cepat, tapi kerusakannya juga cepat,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banyaknya jalan rusak hingga dijuluki ‘jeglongan sewu’ di berbagai titik, terus mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Jember. Program perbaikan juga mulai dilakukan, dengan target 1.080 kilometer yang dilaksanakan secara bertahap.

Namun di lapangan, ditemukan ada sejumlah titik perbaikan yang dinilai asal-asalan dalam pengerjaannya. Salah satunya di ruas jalan Desa Tembokrejo Kecamatan Gumukmas yang sempat dikeluhkan perbaikannya oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, saat melakukan kunjungan, Jumat (3/9) lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Rahman Anda menjelaskan, sejauh ini, progres pengerjaan perbaikan itu secara menyeluruh mencapai 10 persen, dari 1.080 kilometer yang ditargetkan. “Saat ini masih menyelesaikan proses tender, kemudian kontrak dengan perusahaan-perusahaan. Mungkin pertengahan September sudah mulai pelaksanaannya,” ujar Rahman, kemarin.

Menurutnya, dalam perbaikan itu, bakal digarap oleh sekitar 319 kontraktor yang berasal dari Jember dan luar Jember. Mengenai perbaikan dan target penyelesaiannya, dia hanya berharap semua selesai sesuai perencanaan. “Untuk target penyelesaian, kita tunggu sampai akhir tahun nanti,” imbuhnya.

Koordinator Perawatan Jalan Nasional Wilayah Jember Lumajang Sulaiman menjelaskan, perbaikan atau pengaspalan jalan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah kualitas pemilihan material dan pengerjaan. “Perbaikan jalan bukan semata-mata selesai cepat. Untuk apa selesai cepat, tapi kerusakannya juga cepat,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/