alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Bupati Hendy: Penanganan Sektor Hulu Berbasis RT/RW

Gelar Rakor Kepala Daerah Se-Bakorwil Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta kepada kepala daerah se-Bakorwil Jember agar seluruh bansos, termasuk BLT DD dan PKH, bisa dibagikan dengan maksimal kepada masyarakat mulai awal September ini. Hal ini dia sampaikan kala menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Hotel Java Lotus, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Rabu (1/9) malam

Menurut Khofifah, hal ini menjadi penting, karena untuk bisa menjadi bagian yang menyeiringkan pengendalian Covid-19 dan mendorong ekonomi, bansos harus tersampaikan. Selain itu, dirinya juga meminta kepada para bupati agar menggelar kegiatan serupa dengan mengundang camat, kapolsek, koramil, dan kepala puskesmas untuk melakukan sosialisasi peningkatan vaksin di daerahnya masing-masing.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas upaya tracing yang dilakukan. Menurut dia, percepatan pencapaiannya sangat luar biasa sehingga membuat Jatim mendapatkan tracing tertinggi. “PR kita saat ini adalah testing,” tegasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Saat ini, lanjut gubernur berhijab tersebut, tracing masih tidak sepadan dengan testing, karena kemungkinan tim swab masih sibuk dalam vaksinasi. Sebenarnya, tracer harus menyatu atau berdampingan. Karena itu, dia meminta bupati atau wali kota untuk mengerahkan petugas swab di setiap puskesmas.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan bahwa pihaknya telah melaksanakan berbagai upaya dalam menangani pandemi Covid-19. Termasuk pencapaian vaksinasi melalui berbagai serbuan vaksin dari Pemkab Jember maupun berbagai instansi lain, baik negeri maupun swasta.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta kepada kepala daerah se-Bakorwil Jember agar seluruh bansos, termasuk BLT DD dan PKH, bisa dibagikan dengan maksimal kepada masyarakat mulai awal September ini. Hal ini dia sampaikan kala menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Hotel Java Lotus, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Rabu (1/9) malam

Menurut Khofifah, hal ini menjadi penting, karena untuk bisa menjadi bagian yang menyeiringkan pengendalian Covid-19 dan mendorong ekonomi, bansos harus tersampaikan. Selain itu, dirinya juga meminta kepada para bupati agar menggelar kegiatan serupa dengan mengundang camat, kapolsek, koramil, dan kepala puskesmas untuk melakukan sosialisasi peningkatan vaksin di daerahnya masing-masing.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas upaya tracing yang dilakukan. Menurut dia, percepatan pencapaiannya sangat luar biasa sehingga membuat Jatim mendapatkan tracing tertinggi. “PR kita saat ini adalah testing,” tegasnya.

Saat ini, lanjut gubernur berhijab tersebut, tracing masih tidak sepadan dengan testing, karena kemungkinan tim swab masih sibuk dalam vaksinasi. Sebenarnya, tracer harus menyatu atau berdampingan. Karena itu, dia meminta bupati atau wali kota untuk mengerahkan petugas swab di setiap puskesmas.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan bahwa pihaknya telah melaksanakan berbagai upaya dalam menangani pandemi Covid-19. Termasuk pencapaian vaksinasi melalui berbagai serbuan vaksin dari Pemkab Jember maupun berbagai instansi lain, baik negeri maupun swasta.

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta kepada kepala daerah se-Bakorwil Jember agar seluruh bansos, termasuk BLT DD dan PKH, bisa dibagikan dengan maksimal kepada masyarakat mulai awal September ini. Hal ini dia sampaikan kala menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Hotel Java Lotus, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Rabu (1/9) malam

Menurut Khofifah, hal ini menjadi penting, karena untuk bisa menjadi bagian yang menyeiringkan pengendalian Covid-19 dan mendorong ekonomi, bansos harus tersampaikan. Selain itu, dirinya juga meminta kepada para bupati agar menggelar kegiatan serupa dengan mengundang camat, kapolsek, koramil, dan kepala puskesmas untuk melakukan sosialisasi peningkatan vaksin di daerahnya masing-masing.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas upaya tracing yang dilakukan. Menurut dia, percepatan pencapaiannya sangat luar biasa sehingga membuat Jatim mendapatkan tracing tertinggi. “PR kita saat ini adalah testing,” tegasnya.

Saat ini, lanjut gubernur berhijab tersebut, tracing masih tidak sepadan dengan testing, karena kemungkinan tim swab masih sibuk dalam vaksinasi. Sebenarnya, tracer harus menyatu atau berdampingan. Karena itu, dia meminta bupati atau wali kota untuk mengerahkan petugas swab di setiap puskesmas.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan bahwa pihaknya telah melaksanakan berbagai upaya dalam menangani pandemi Covid-19. Termasuk pencapaian vaksinasi melalui berbagai serbuan vaksin dari Pemkab Jember maupun berbagai instansi lain, baik negeri maupun swasta.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/