Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Monyet Liar Teror Warga Desa Bandelan

S
Penulis: Safitri❯
DIAMANKAN: Sejumlah petugas pemadam kebakaran ketika melakukan evakuasi monyet liar yang masuk ke permukiman penduduk. Setelah berhasil ditangkap, monyet tersebut dilepaskan di habitat aslinya.
DIAMANKAN: Sejumlah petugas pemadam kebakaran ketika melakukan evakuasi monyet liar yang masuk ke permukiman penduduk. Setelah berhasil ditangkap, monyet tersebut dilepaskan di habitat aslinya.
BANDELAN, Radar Ijen - Sejumlah warga Desa Bandelan, Kecamatan Binakal, sempat dibuat resah. Pasalnya, terdapat seekor monyet liar yang masuk ke permukiman penduduk. Warga setempat yang khawatir melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Alhasil, monyet tersebut berhasil ditangkap dan dilepaskan ke habitat asalnya, kemarin (6/6).

BACA JUGA : Kasus Ritual Maut Pantai Payangan Berlanjut di Meja Hijau

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, petugas yang melakukan evakuasi sempat dibuat kewalahan. Sebab, monyet liar tersebut terus meloncat dari atap ke atap rumah warga. Hal itu membuat proses evakuasi berjalan cukup lama. Butuh waktu dua jam penuh untuk petugas menangkap monyet liar tersebut.

Kasatpol PP Bondowoso Slamet Yantoko menerangkan, penangkapan monyet liar itu memang berjalan cukup lama. Sebab, terus meloncat dari satu tempat ke tempat lainnya. Beruntung, hewan tersebut tidak melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Hal itu mempermudah petugas dalam melakukan evakuasi.

Setelah dua jam melakukan upaya penangkapan, akhirnya dengan alat seadanya petugas berhasil mengamankan hewan yang meresahkan masyarakat itu. Kemudian, dimasukkan ke dalam kandang besi dan selanjutnya dilepaskan kembali ke habitat aslinya, agar tidak kembali meresahkan warga. "Kami tangkap dan amankan. Kemudian dilepas kembali di jalur Arak-Arak," katanya.

Selain itu, Slamet juga meminta kepada masyarakat yang memiliki atau memelihara hewan yang dilindungi agar segera dilepasliarkan ke habitat aslinya. Agar kelestariannya tetap terjaga dengan baik. "Dilepas ke areal hutan atau habitatnya semula," cetusnya.

Lebih lanjut, Slamet juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap hewan liar yang dapat menyerang masyarakat. Khususnya saat memasuki musim kemarau. Sebab, biasanya monyet akan mencari makanan ke permukiman penduduk. "Kalau kekurangan makanan di hutan, biasanya monyet turun ke permukiman warga," pungkasnya. (ham/c2/dwi)

 

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

SMAN 2 Bondowoso Layak Jadi UNESCO School

SMAN 2 Bondowoso Layak Jadi UNESCO School

SMA Negeri 2 (SMADA) Bondowoso menoreh sejarah baru dalam dunia pendidikan. Tahun ini SMA terfavorit tersebut mengemban tugas sebagai satu-satunya sekolah di Bondowoso yang diikutsertakan dalam penilaian revalidasi UNESC

Gerakan Literasi Wajib Ditingkatkan, DPRD Bondowoso Ingatkan Ancaman Generasi Gadget

Gerakan Literasi Wajib Ditingkatkan, DPRD Bondowoso Ingatkan Ancaman Generasi Gadget

Radar Ijen – Upaya menghidupkan kembali budaya baca di Bondowoso terus didorong. Sekretaris Komisi IV DPRD Bondowoso Abdul Majid menegaskan, literasi bukan lagi sekadar program pelengkap, melainkan kebutuhan mendesak unt

Evaluasi IKPA, Satker Belum Optimal Jadi Fokus Pembinaan, Begini Kata Kepala KPPN Bondowoso

Evaluasi IKPA, Satker Belum Optimal Jadi Fokus Pembinaan, Begini Kata Kepala KPPN Bondowoso

Kinerja pelaksanaan anggaran di wilayah kerja KPPN Bondowoso pada semester I 2026 menunjukkan capaian tinggi. Namun, di balik angka Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) yang menembus 98,66 persen, masih terdapat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer